Peringati Kesakitan Pancasila 2025, Wagub Jihan Ajak Pemuda Lampung Implementasikan nilai-nilai pancasila

Peringati Kesakitan Pancasila 2025, Wagub Jihan Ajak Pemuda Lampung Implementasikan nilai-nilai pancasila
Jihan Nurlela - Wakili Gubernur Lampung (Foto Diskominfotik Lampung)

Spektroom - Pemerintah provinsi Lampung menggelar upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025, di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Rabu (1/10/2025).

Peringatan yang mengusung tema "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya" tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela sebagai inspektur upacara.


Upacara diikuti oleh Peleton dari Paduan suara, kelompok korsik Provinsi Lampung, Kodam, Lanal Lampung, Brigif 4 Marinir/BS, Lanud, Polda Lampung, Pol PP Prov Lampung, Polhut Prov Lampung, BPDB Prov Lampung, Dinas Perhubungan Prov Lampung, ASN Provinsi Lampung, SMKN 6, SMKN 3, SMKN 4, dan SMKN 8 Bandar Lampung

Wagub berpesan kepada seluruh anak muda khususnya di Provinsi Lampung untuk mengimplementasikan nilai-nilai pancasila di kehidupan sehari-hari.

"Saya berpesan kepada seluruh anak muda bangsa Indonesia, khususnya anak-anak daerah Lampung untuk mengedepankan dan mengimplementasikan nilai-nilai pancasila, dari sila kesatu sampe lima, dalam kehidupan sehari-hari," ucap Wagub


Adapun yang bertindak Sebagai Komandan Upacara Ajun Komisaris Besar Polisi Tri Hendro Prasetyo S.H., dengan jabatan sehari-hari Kasubdit Dalmas Dir Samapta Polda Lampung (@Ng).

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru