Perjalanan Inspiratif Diana Dewi : Mantan SPG hingga Menjadi Tokoh Penggerak UMKM

Perjalanan Inspiratif Diana Dewi : Mantan SPG hingga Menjadi Tokoh Penggerak UMKM
Diana Dewi Ketua Kadin DKI Jakarta 2024 - 2029 ( Foto FB )

Jakarta - Spektroom : Sosok wanita yang akrab disapa Diana Dewi bukanlah nama asing di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Wanita kelahiran 27 Juli 1965 ini mengawali kariernya dari nol sebagai Sales Promotion Girl (SPG) kosmetik. Berbekal kerja keras dan ketekunan, ia berhasil merintis bisnisnya sendiri.

Lika-liku perjalanan bisnis Diana memang tak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, kegigihannya membuahkan hasil. Ia sukses membangun jaringan Toko Daging Nusantara dan memimpin perusahaannya sendiri di bawah bendera PT Suri Nusantara Jaya.

Pengalaman merintis bisnis dari tingkat bawah inilah yang membuatnya sangat peduli pada pengusaha kecil. Kepedulian tersebut mengantarkannya terpilih menjadi Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi DKI Jakarta selama dua periode berturut-turut, yakni 2019–2024 dan 2024–2029.

Sebagai ketua, ia terus mendorong pelaku UMKM agar bisa berkembang dan naik kelas. Ia juga dikenal sebagai tokoh yang sering membantu pengusaha lokal.

Komitmennya dalam memajukan ekonomi kerakyatan pun mendapat pengakuan internasional. Ia sukses meraih penghargaan inovasi transformasi digital UMKM berupa "Lifetime Achievement Award" dalam ajang Malaysia Industry Award (MINDA) 2025 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC)

"Digitalisasi menjadi kunci untuk bertahan dan maju di era teknologi saat ini," ujar Diana.

Wanita yang sangat menyukai durian ini percaya bahwa melalui doa dan tekad pantang menyerah, siapa pun dapat sukses menjalankan usaha. Ia juga meyakini bahwa penghargaan tersebut menjadi cambuk baginya untuk terus berkontribusi terhadap perekonomian bangsa.

Berita terkait

Prof. Dr. La Ode Husen: Kejaksaan Harus Bersedia Diperiksa agar Kepercayaan Publik Tidak Runtuh

Prof. Dr. La Ode Husen: Kejaksaan Harus Bersedia Diperiksa agar Kepercayaan Publik Tidak Runtuh

Makassar-Spektroom : Direktur Program Pascasarjana UMI Makassar sekaligus mantan Komisioner Kompolnas, La Ode Husen, menilai Kejaksaan Agung menghadapi ujian besar dalam menjaga kredibilitas institusi di tengah sorotan publik. Menurutnya, setiap dugaan pelanggaran yang melibatkan aparat kejaksaan harus direspons dengan keterbukaan, bukan dengan sikap defensif. Dalam analisisnya menggunakan teori patologi hukum, La

Yahya Patta, Buang Supeno