Perkemahan Anak Indonesia Hebat Bagian Upaya Memperkuat Karakter Murid SMP

Perkemahan Anak Indonesia Hebat Bagian Upaya Memperkuat Karakter Murid SMP
Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat memberikan sambutan pada pembukaan perkemahan anak Indonesia. (Foto: Pusdatin Kwarnas)

Bogor-Spektroom : Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat pendidikan karakter peserta didik jenjang sekolah menengah pertama (SMP) melalui Perkemahan Anak Indonesia Hebat yang berlangsung di Bogor selama lima hari dari tanggal 1 hingga 4 September 2026.

"Kegiatan yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter murid SMP dengan pendekatan humanis, inklusif, dan partisipatif. Kegiatan ini adalah bagian dari penguatan pendidikan karakter yang kami selenggarakan dengan pendekatan humanis, inklusif, partisipatif, dan juga penguatan hidden curriculum,”Kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti.

Mendikdasmen saat berpose bersama dengan para pembina pramuka.

Menurut Mu’ti, kegiatan yang memadukan aktivitas perkemahan dengan semangat Gerakan Pramuka tersebut menjadi salah satu sarana untuk membangun karakter peserta didik, sekaligus menumbuhkan jiwa patriotisme dan kepanduan.

Dikatakan rangkaian kegiatan juga diarahkan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, sikap bersahaja, serta membangun kebersamaan antar peserta didik.

“Dengan semangat Pramuka, dengan semangat Dasa Darma, anak-anak dapat membangun hubungan yang sebaik-baiknya dengan sesama, bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara, serta memiliki disiplin yang kuat untuk menjadi anak-anak Indonesia yang hebat,” ujar Abdul Mu'ti.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso mengatakan kegiatan kepramukaan merupakan salah satu garda terdepan dalam pembentukan karakter peserta didik sekaligus menyiapkan generasi penerus bangsa.

“Apa yang dibangun melalui pendidikan sekolah dan yang kami lakukan melalui pendidikan kepramukaan sesungguhnya memiliki ruang perjumpaan yang sangat besar. Karena itu, Kwartir Nasional memandang penting untuk melanjutkan semangat tersebut melalui kerjasama yang semakin erat dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ungkap Budi Waseso.

Budi Waseso mendorong para guru pembina untuk mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML). Kegiatan kepramukaan di sekolah akan berjalan semakin optimal apabila dilakukan oleh guru pembina yang memiliki kompetensi dan kapasitas yang memadai.

Perkemahan Anak Indonesia Hebat bagi peserta didik terpilih jenjang SMP berlangsung selama lima hari, mulai 31 Agustus hingga 4 September 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 407 orang.

Perkemahan Anak Indonesia Hebat tahun ini mengusung tema “Tunas Aman, Sekolah Nyaman” yang bertujuan mengedukasi peserta mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah sebagai rumah kedua yang aman dan nyaman.

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti