Perkuat Intervensi Cegah Stunting, PLKB dan PPPK Halbar Bersinergi Jadi Orang Tua Asuh

Perkuat Intervensi Cegah Stunting, PLKB dan PPPK Halbar Bersinergi Jadi Orang Tua Asuh
Kegiatan program GENTING PLKB dan PPPK Halmahera Barat, Senin 2/3/2026. (Foto:BKKBN Malut)

Halbar-Spektroom : Petugas Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Kabupaten Halmahera Barat meluncurkan aksi nyata melalui peran sebagai orang tua asuh.

Kegiatan ini sebagai upaya konkret dalam menekan angka stunting, karena personel Gerakan yang menjadi bagian dari program GENTING ini difokuskan untuk memberikan pendampingan intensif serta pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah dua tahun (Baduta) di empat desa prioritas.
Inisiatif ini lahir dari semangat gotong royong anggota Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPEKB) Halmahera Barat.

"Kami ingin memastikan bahwa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak-anak di 4 desa ini mendapatkan intervensi gizi yang tepat," ujar perwakilan DPC IPEKB Halbar.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara dr. Victor Palimbong kepada Spektroom, Senin 2/3/2026 memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif para penyuluh di Halmahera Barat.
Menurutnya, keterlibatan langsung ASN dan tenaga pendamping lapangan sebagai orang tua asuh adalah kunci efektivitas program di tingkat tapak.

"Kami sangat bangga dengan langkah yang diambil rekan-rekan PLKB dan PPPK di Halbar. Upaya kolaboratif ini sejalan dengan program Prioritas Kemendukbangga/BKKBN yang mendorong partisipasi aktif untuk terlibat dalam Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting," ujar dr. Victor.
Kegiatan Ini adalah bentuk pengabdian nyata yang langsung menyentuh sasaran strategis untuk mencetak generasi bebas stunting.

Berita terkait

Kadis Kominfotik Sumbar Sampaikan Permohonan Maaf, Pelantikan Komisioner KPID akan Dilaksanakan pada 16 Maret Mendatang

Kadis Kominfotik Sumbar Sampaikan Permohonan Maaf, Pelantikan Komisioner KPID akan Dilaksanakan pada 16 Maret Mendatang

Padang-Spektroom : Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Sumatera Barat (Kadis Kominfotik Prov. Sumbar), Rudy Rinaldy menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan terkait penjadwalan pelantikan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumbar yang sempat tertunda. Ia kemudian memastikan, pelantikan komisioner KPID Sumbar periode 2026–2029 akan dilaksanakan pada Senin, 16 Maret

Rafles