Permintaan Penanganan Pasca Stroke Di Solo Semakin Tinggi

Permintaan Penanganan Pasca Stroke Di Solo Semakin Tinggi
RSUD Bung Karno Surakarta Menambah Layanan Rehabilitasi Medik Menjawab Tingginya Permintaan Penanganan Pasca Stroke ( Rabu 04/02/2026, Dan )

Spektroom – Permintaan penanganan pasca storke di Kota Solo semakin tinggi. Menjawab permintaan tersebut Rumah Sakit Umum Daerah - RSUD Bung Karno Kota Surakarta berencana memperluas jangkauan layanan kesehatan dengan menambah fasilitas rehabilitasi medik pada tahun 2026 berupa penyediaan tenaga Okupasi Terapi (OT) dan Terapi Wicara (TW) .

Rencana strategis tersebut disampaikan Direktur RSUD Bung Karno, Sri Rahayu Susilowati, dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar di aula rumah sakit ( Rabu, 04/02/2026 ) dimana rencana ter dilakukan sebagai respons banyaknya permintaan penanganan kasus pasca-stroke dan gangguan tumbuh kembang anak

Layanan Okupasi Terapi (OT) sangat dibutuhkan bagi pasien yang mengalami gangguan fungsi fisik, seperti pasien pasca-stroke dimana terapi bertujuan melatih kemandirian pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari agar tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain.

"Okupasi terapi itu seperti melatih pasien stroke atau lansia untuk beraktivitas kembali. Misalnya bagaimana cara duduk yang benar, bagaimana cara berjalan ke kamar mandi secara mandiri. Jadi urusannya adalah melatih fungsi gerak agar pasien bisa berdaya kembali," Jelas Sri Rahayu.

Selain fokus pada fisik, RSUD Bung Karno juga menyoroti pentingnya kehadiran Terapi Wicara (TW) yang ditujukan bagi pasien stroke yang mengalami kesulitan bicara atau menelan, selain juga membidik kasus keterlambatan bicara (speech delay) yang kini marak terjadi pada anak-anak.

Sri Rahayu menambahkan, penanganan dini pada anak dengan gangguan bicara sangat krusial untuk masa depan mereka.

Dengan adanya layanan ini, orang tua di sekitar Pasar Kliwon dan Solo bagian selatan tidak perlu lagi pergi jauh untuk mendapatkan terapi bagi buah hatinya.

"Kami juga akan siapkan terapi bicara untuk menangani pasien stroke yang pelat atau sulit bicara. Selain itu, ini sangat penting untuk anak-anak usia dua atau tiga tahun yang belum bisa ngomong atau speech delay, nanti bisa diterapi di sini agar kemampuannya kembali normal," katanya.

Melalui penambahan standar pelayanan baru ini, RSUD Bung Karno berharap dapat menjadi pusat rujukan rehabilitasi yang komprehensif.

Masyarakat diminta untuk memanfaatkan fasilitas pemerintah ini demi meningkatkan kualitas hidup pasien pasca-sakit maupun optimalisasi tumbuh kembang anak. (Dan)

Berita terkait

INACRAFT 2026 Jadi Panggung Kriya Pontianak Bidik Buyer Internasional

INACRAFT 2026 Jadi Panggung Kriya Pontianak Bidik Buyer Internasional

Spektroom — Pemerintah Kota Pontianak kembali menunjukkan keseriusannya mendorong perajin lokal naik kelas dan menembus pasar internasional. Bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pontianak, Pemkot ambil bagian dalam The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026, pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara yang menjadi etalase utama produk kriya Indonesia ke

Apolonius welly, Julianto