Pernyataan Sikap Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan

M. Yahya Patta

Pernyataan Sikap Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag.

Spektroom - Terkait Peristiwa Pembakaran Gedung DPRD Sulsel dan DPRD Kota Makassar

Makassar, 30 Agustus 2025

 Bismillahirrahmanirrahim.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa pembakaran gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Kota Makassar pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 29-30 Agustus 2025. Peristiwa tragis ini tidak hanya menghanguskan simbol rumah rakyat, tetapi juga merenggut empat korban jiwa dan menimbulkan luka mendalam bagi keluarga serta masyarakat. Doa dan empati kami untuk keluarga para korban, serta penghargaan kepada semua pihak yang berupaya menenangkan keadaan dan melakukan penanganan darurat.

Sehubungan dengan itu, PWM Sulawesi Selatan menyatakan:

1. Mengajak seluruh elemen masyarakat menahan diri. Jaga keteduhan sosial, hindari tindakan yang memperluas kerusakan dan jatuhnya korban baru. Nilai kearifan lokal—Sipakatau, Sipakainge’, Sipakalebbi serta Siri’ na Pacce—menuntun kita untuk saling memuliakan dan mencegah mudarat.

2. Mendorong pembukaan ruang dialog dan musyawarah. PWM Sulsel siap memfasilitasi forum yang mempertemukan unsur pemerintah provinsi/kota, DPRD, kepolisian/TNI, perguruan tinggi, organisasi kemahasiswaan, ormas, tokoh agama dan adat, agar aspirasi tersalur melalui kanal yang konstruktif.

3. Menangkal provokasi dan disinformasi. Warga diminta merujuk pada sumber resmi dan tidak menyebarkan konten yang memanaskan situasi. Insan pers diharapkan mengedepankan verifikasi, akurasi, dan etika pemberitaan.

4. Mengajak para khatib dan muballigh menguatkan pesan damai dalam khutbah/tausiyah: menjaga jiwa (hifz an-nafs) dan harta (hifz al-mal) adalah tujuan mulia syariat; “Allah tidak menyukai kerusakan di bumi” (QS. Al-Baqarah: 205).

Akhirnya, kami mengetuk hati seluruh warga Sulawesi Selatan untuk kembali merapatkan barisan kebangsaan: menjaga persaudaraan, memperkuat keadaban publik, dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog yang jernih. Semoga Allah SWT menjaga daerah ini dalam kedamaian dan keselamatan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan

Berita terkait

Indomaret–LAZISNU Depok Gulirkan Program Keluarga Unggul, Wakil Wali Kota Apresiasi Penguatan UMKM dan Guru Agama

Indomaret–LAZISNU Depok Gulirkan Program Keluarga Unggul, Wakil Wali Kota Apresiasi Penguatan UMKM dan Guru Agama

Depok – Spektroom: Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, mengapresiasi kolaborasi antara Indomaret dan LAZISNU dalam Program Keluarga Unggul yang menyasar 30 pelaku UMKM dan 30 guru agama di Kota Depok. Apresiasi tersebut disampaikan saat peluncuran program yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok di Aula Teratai, Pemerintah Kota

Wismo Basuki, Buang Supeno
Wali Kota Ambon Tekankan ASN sebagai Pelayan Publik, 930 CPNS Ikuti Latsar 2026

Wali Kota Ambon Tekankan ASN sebagai Pelayan Publik, 930 CPNS Ikuti Latsar 2026

Ambon, – Spektroom: Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar pekerjaan tetap, melainkan panggilan pengabdian untuk melayani masyarakat secara bertanggung jawab. Penegasan itu disampaikan saat membuka Pelatihan Dasar (Latsar) bagi 930 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Ambon Tahun 2026 yang digelar di Maluku

Eva Moenandar, Buang Supeno
Kejagung Sita Lamborghini Milik Aseng, Tersangka Korupsi IUP Bauksit Kalbar

Kejagung Sita Lamborghini Milik Aseng, Tersangka Korupsi IUP Bauksit Kalbar

Jakarta-Spektroom – Kejaksaan Agung Republik Indonesia menyita satu unit mobil mewah Lamborghini Aventador milik Sudianto alias Aseng, tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Izin Usaha Pertambangan (IUP) bauksit PT Quality Success Sejahtera (QSS) di Kalimantan Barat. Penyitaan tersebut dilakukan melalui rangkaian penggeledahan, penyitaan, dan penyegelan oleh tim gabungan penyidik di wilayah

Apolonius Welly, Buang Supeno