Perpustakaan Keliling Perkuat Budaya Literasi Pelajar
Bogor - Spektroom: Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Bogor terus memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar dengan menghadirkan layanan Perpustakaan Keliling di Madrasah Aaliyah (MA) Mu’allimin Muhammadiyah, Kecamatan Leuwiliang,.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor bersama Bawaslu Kabupaten Bogor dalam pelaksanaan Bawaslu Mengajar Tahun 2026 bertema “Gen Z Bergerak, Cerdas Mengawasi Pemilu”.
Layanan perpustakaan keliling merupakan upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan akses bahan bacaan kepada masyarakat, khususnya peserta didik.
“Layanan perpustakaan keliling ini kami hadirkan untuk memperluas akses peserta didik terhadap bahan bacaan sekaligus mendorong tumbuhnya budaya gemar membaca. Kolaborasi dengan Bawaslu juga menjadi langkah positif karena literasi membaca dapat berjalan beriringan dengan literasi kepemiluan dan demokrasi,” Kata Kabid Perpustakaan Pemkap Bogor, Rachmat Kurnia (1/10/2026).
Kehadiran perpustakaan keliling sekaligus menjadi momentum untuk mengenalkan layanan perpustakaan kepada para pelajar dan melihat secara langsung minat baca mereka. Berdasarkan pengamatan selama kegiatan, sejumlah koleksi yang banyak diminati siswa diantaranya novel remaja, buku tentang pengawasan pemilu, serta buku Demokrasi di Indonesia.
“Minat siswa terhadap buku-buku pengawasan pemilu dan demokrasi menunjukkan bahan bacaan dapat menjadi sarana untuk memperluas wawasan generasi muda. Ini juga menjadi masukan bagi kami dalam pengembangan koleksi perpustakaan agar semakin sesuai dengan kebutuhan dan minat masyarakat,” jelas Rachmat Kurnia.
Sebanyak 154 siswa mengikuti kegiatan, terdiri dari 59 siswa laki-laki dan 95 siswa perempuan. Selain mendapatkan edukasi mengenai demokrasi, kepemiluan, dan pengawasan partisipatif melalui Bawaslu Mengajar, peserta juga berkesempatan membaca berbagai koleksi yang tersedia di Bawaslu Corner.
Kehadiran layanan diharapkan dapat meningkatkan budaya gemar membaca sekaligus memperluas akses pelajar terhadap sumber informasi yang edukatif. Sekolah yang dikunjungi memiliki 31 guru, 2 tenaga tata usaha, dan 285 siswa.
Sinergi antar instansi seperti yang dilakukan bersama Bawaslu Kabupaten Bogor perlu terus dikembangkan untuk menghadirkan kegiatan literasi yang dekat dengan kebutuhan generasi muda.
Kepala MA Mu’allimin Muhammadiyah Leuwiliang, Mansur Rudiana, mengapresiasi kolaborasi antara Bawaslu Kabupaten Bogor dan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor dalam pelaksanaan Bawaslu Mengajar sekaligus peningkatan literasi bagi para siswa., kegiatan ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan literasi dan minat baca siswa.