Personel Pos Pelayanan Operasi Ketupat Krakatau 2026 Bakauheni Respons Cepat Laporan Masyarakat
Lampung Selatan - Spektroom : Menindaklanjuti laporan yang diterima melalui Command Center 110 pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 03.32 WIB, petugas segera mendatangi lokasi di pintu keluar Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Laporan tersebut disampaikan oleh Herli terkait kendaraan pemudik yang mengalami mogok, yaitu mobil Xenia warna hitam di area pintu keluar Pelabuhan Bakauheni.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pos Pelayanan (Posyan) Bakauheni bersama petugas dari KSKP Bakauheni segera menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan kepada pemudik tersebut.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang mengalami gangguan sekaligus membantu mengamankan posisi kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas kendaraan lain yang keluar dari pelabuhan.
Selain itu, petugas juga membantu pemudik tersebut dengan mencarikan bengkel terdekat di kawasan Pelabuhan Bakauheni agar kendaraan dapat segera diperbaiki dan perjalanan dapat dilanjutkan.
Dikutip dari tribratanewslampung Respons cepat dari petugas ini merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang difokuskan pada pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri mengatakan bahwa layanan Call Center 110 disiapkan sebagai sarana bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan cepat dari kepolisian, khususnya selama masa mudik Lebaran.
"Kehadiran Polri melalui layanan 110 merupakan bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat, khususnya dalam membantu para pemudik agar perjalanan tetap aman, lancar, dan nyaman" ujar Kapolres Toni.
Layanan Call Center 110, di siagakan selama 24 jam untuk menerima laporan ataupun pengaduan masyarakat.
"Jika pemudik mengalami kendala di perjalanan seperti kendaraan mogok, kecelakaan lalu lintas, ataupun gangguan keamanan lainnya, masyarakat dapat segera menghubungi 110 dan petugas kami akan segera merespons,” terang AKBP Toni Kasmiri.
AKBP Toni menambahkan bahwa seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026 telah disiagakan di berbagai titik strategis guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat merasa aman dan nyaman. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” lanjutnya.
Sementara itu, Herli selaku pelapor mengaku terkejut dengan cepatnya respons petugas setelah dirinya menghubungi layanan darurat kepolisian.
Menurutnya, tidak sampai sepuluh menit setelah laporan disampaikan, petugas kepolisian sudah tiba di lokasi untuk memberikan bantuan.
“Tidak sampai sepuluh menit setelah saya menghubungi 110, petugas sudah datang membantu. Terima kasih banyak untuk Kepolisian Republik Indonesia, terima kasih juga untuk Mabes Polri dan Polda Lampung,” ujar Herli.
Herli mengaku sangat terbantu dengan kehadiran petugas yang sigap memberikan pertolongan sehingga kendala yang dialaminya dapat segera ditangani.(@Ng).