Perum Bulog Ternate Pastikan Stok Beras Mencukupi hingga Tiga Bulan ke Depan

Perum Bulog Ternate Pastikan Stok Beras Mencukupi hingga Tiga Bulan ke Depan
Beras di gudang Bulog Ternate (Foto:Bulog)

Spektroom - Ketananan Pangan khususnya beras di Maluku Utara dipastikan Perum Bulog Cabang Ternate memastikan dalam kondisi aman hingga tiga bulan ke depan. Kondisi ini memastikan stok beras menjelang hingga bulan Ramadhan sampai Idul Fitri tetap aman.
Perum Bulog Ternate juga sudah mengajukan usulan untuk penambahan stok beras yang direncanakan akan masuk ke Maluku Utara bulan Februari nanti untuk memperkuat cadangan pangan daerah.
Kepala Perum Bulog Cabang Ternate Jefry Tanasi kepada Spektroom Sabtu (17/1/2026) mengatakan, stok beras yang tersedia saat ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk tiga bulan ke depan.
“Ketersediaan komoditas yang ada di Bulog tahun 2026, khususnya beras, ketahanan stoknya masih bisa bertahan sampai dengan tiga bulan ke depan,” ujar Jefry
Sebagai langkah antisipatif, Perum Bulog Cabang Ternate telah mengajukan permintaan tambahan stok beras sebanyak 2.000 ton. Tambahan ini diharapkan mampu memperpanjang daya tahan cadangan beras di kompleks pergudangan Bulog Ternate hingga semester I tahun 2026.
Menurut Jefry, penguatan stok tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yang biasanya diikuti dengan peningkatan konsumsi masyarakat.
“Stok beras yang ada ini juga sebagai persiapan pada momen HBKN. Karena pada Februari nanti kita akan memasuki bulan Ramadan,” ujarnya.
Perum Bulog Cabang Ternate selain beras juga memastikan ketersediaan komoditas pangan seperti gula dan minyak goreng, dalam kondisi cukup yang diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di pasaran serta menekan potensi lonjakan inflasi di Maluku Utara.

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru