Pesilat Sumbar Furqon Habil Winata Bertolak ke Brunei, Ikuti ASEAN Schools Games 2025

Pesilat Sumbar Furqon Habil Winata Bertolak ke Brunei, Ikuti ASEAN Schools Games 2025
Tim Pencak Silat Indonesia yang akan mengikuti Asean School Games 2025 di Brunei. (Foto: Dok. KONI Sumbar)

Spektroom - Atlet pencak silat asal Sumatera Barat, Furqon Habil Winata, resmi bertolak ke Brunei Darussalam bersama Tim Nasional Pelajar Indonesia untuk mengikuti 14th ASEAN Schools Games (ASG) 2025) yang digelar pada 21–26 November 2025.

Furqon menjadi salah satu dari 20 pesilat terpilih yang akan turun di ajang pelajar bergengsi tersebut. Pemanggilannya ke tim nasional tidak terlepas dari capaian gemilangnya pada Popnas 2025, ketika ia berhasil merebut medali emas dan menjadi salah satu pesilat muda paling menonjol di kategori tanding.

Timnas Pencak Silat Indonesia resmi dilepas oleh PB IPSI pada Selasa sore (18/11/2025) pukul 16.58 WIB di Padepokan Pencak Silat Indonesia (PnPSI), Jakarta. Prosesi dipimpin oleh Sekretaris Jenderal PB IPSI, Dr. Ir. Teddy Suratmadji, M.Sc., didampingi Ketua Lembaga Pelatih, Dr. Indro Catur Haryono, M.Pd.

Kontingen Indonesia berjumlah 25 personel, terdiri atas 20 pesilat, 4 pelatih, dan 1 manajer. Seluruh atlet merupakan hasil seleksi nasional dari 10 Pengprov IPSI melalui evaluasi berjenjang sepanjang tahun.

Dalam suasana pelepasan, para pesilat tampak penuh semangat dan percaya diri. Para pelatih serta ofisial memberikan arahan terakhir sebagai bekal menghadapi persaingan ketat di Brunei Darussalam.

Ketua IPSI Sumbar yang juga Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Furqon.

“Furqon adalah contoh atlet muda Sumbar yang konsisten menunjukkan perkembangan. Emas Popnas 2025 menjadi bukti kualitasnya, dan kami yakin ia mampu tampil maksimal membawa nama Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keikutsertaan atlet Sumbar di ASG 2025 menjadi motivasi bagi pembinaan pencak silat daerah.

“Kami berharap Furqon menjaga fokus, menjunjung sportivitas, dan kembali mengharumkan daerah serta bangsa,” kata Vasko.

PB IPSI menargetkan tim dapat mempertahankan tradisi prestasi Indonesia di ajang pelajar tingkat Asia Tenggara tersebut. (RRE/jiga)

Berita terkait

Tantangan Pasar Modal Indonesia Bukan Status MSCI, Melainkan Krisis Kredibilitas Investor

Tantangan Pasar Modal Indonesia Bukan Status MSCI, Melainkan Krisis Kredibilitas Investor

Jakarta –Spekstroom: Keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang tetap menempatkan Indonesia dalam kategori Emerging Market dinilai belum menjadi indikator bahwa persoalan pasar modal nasional telah sepenuhnya teratasi. Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Laksamana Sukardi, menegaskan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah menurunnya tingkat kepercayaan

Wismo Basuki, Bian Pamungkas
Anak Yatim Piatu di Landak Akhirnya Kantongi Identitas Resmi,KIA dari Kejari

Anak Yatim Piatu di Landak Akhirnya Kantongi Identitas Resmi,KIA dari Kejari

Landak-Spektroom – Puluhan anak yatim piatu di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, yang selama ini belum memiliki identitas kependudukan resmi akhirnya mendapatkan Kartu Identitas Anak (KIA). Program tersebut difasilitasi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Landak bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Landak. Penyerahan KIA berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri

Apolonius Welly, Bian Pamungkas