Pipa Tua Diganti Th. 2026, PAM Bandarmasih, Banjarmasin Tekanan Air Lebih Stabil

Pipa Tua Diganti Th. 2026, PAM Bandarmasih, Banjarmasin   Tekanan Air Lebih Stabil
Direktur Operasional PAM Bandarmasih, Irwan Firmana mengatakan, pembaruan jaringan pipa menjadi salah satu dari tujuh program prioritas perusahaan tahun ini.(Foto Humas PAM Bandarmasih Kota Banjarmasin)

Banjarmasin–Spektroom : PAM Bandarmasih memastikan program peremajaan pipa distribusi akan mulai direalisasikan pada 2026. Kepastian ini menyusul rampungnya proses perizinan yang sebelumnya menjadi kendala utama.

Direktur Operasional PAM Bandarmasih, Irwan Firmana mengatakan, pembaruan jaringan pipa menjadi salah satu dari tujuh program prioritas perusahaan tahun ini.

Tahap awal akan difokuskan pada jalur Jalan A Yani hingga Jembatan Dewi dengan pemasangan pipa berdiameter 800 milimeter.

Menurut Irwan, penggunaan pipa berukuran besar tersebut diharapkan mampu meningkatkan tekanan air, terutama di wilayah yang selama ini kerap mengalami gangguan distribusi, khususnya di ujung jaringan.

“Peremajaan pipa ini kami targetkan bisa terlaksana tahun ini. Sebelumnya sempat terkendala perizinan, namun sekarang sudah terselesaikan. Ini menjadi komitmen kami untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan,” ujarnya.

Selain itu, PAM Bandarmasih juga menaruh perhatian pada wilayah Banjarmasin Utara, terutama kawasan Sungai Andai dan Alalak Tengah.

Di daerah tersebut, keluhan pelanggan terkait air tidak mengalir hingga 24 jam masih sering terjadi, terutama di kawasan perumahan baru dan ujung distribusi.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya tengah melakukan pengaturan sistem distribusi melalui penerapan District Metered Area (DMA) guna meningkatkan tekanan air di wilayah terdampak.

“Upaya ini terus kami lakukan agar distribusi air bisa lebih merata dan keluhan pelanggan dapat diminimalisir,” pungkasnya.*****

Berita terkait

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс