PLN ULTG Salatiga Tingkatkan Kesiapsiagaan Satpam Amankan Infrastruktur Listrik
Salatiga-Spektroom: PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Salatiga menggelar kegiatan penyegaran atau refreshment bagi satuan pengamanan guna meningkatkan kesiap siagaan menjaga instalasi kelistrikan menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung di kantor PLN UPT Salatiga pada awal Maret 2026 ini, diikuti oleh para satpam yang bertugas di Gardu Induk (GI) 150 kV maupun Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV di wilayah kerja ULTG Salatiga.
Manager PLN UPT Salatiga, Ardylla Rommyonegge mengatakan bahwa satuan pengamanan memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan operasional sistem kelistrikan.
Menurutnya, pengamanan aset kelistrikan harus dilakukan secara maksimal, terlebih pada masa Ramadan ketika aktivitas masyarakat cenderung meningkat.
“Satuan pengamanan menjadi garda terdepan dalam memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan tetap aman sehingga pasokan listrik kepada masyarakat dapat terjaga dengan andal,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi dengan unsur lain di lingkungan kerja PLN guna mengantisipasi potensi gangguan.
Kegiatan refreshment tersebut diisi oleh Manager PLN ULTG Salatiga Andi Artha Kusuma serta Team Leader K3 dan Keamanan Dimas Panji Wihanjaya. Materi yang disampaikan meliputi prosedur pengamanan instalasi kelistrikan, penerapan keselamatan kerja, hingga langkah mitigasi risiko.
Selain itu, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai respons cepat terhadap kondisi darurat yang mungkin terjadi di lingkungan gardu induk maupun fasilitas transmisi.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady, menilai kesiap siagaan satuan pengamanan merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.
“Keamanan instalasi listrik tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat. Karena itu, kesiapan personel keamanan harus terus diperkuat,” ujarnya.
Sampai berita ini diturunkan, Senin (9/03/2026), tidak adanya gangguan kriminalitas maupun gangguan yang menyangkut jaringan listrik.(Ning B).