Polda Kalbar: Kelulusan Akpol 2026 Ditentukan Kemampuan, Bukan Uang

Polda Kalbar: Kelulusan Akpol 2026 Ditentukan Kemampuan, Bukan Uang
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono. Foto: Bid Humas Polda Kalbar

Pontianak – Spektroom: Polda Kalimantan Barat menegaskan pelaksanaan penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berlangsung dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).

Kepolisian memastikan tidak ada jalur khusus, kuota tambahan, maupun titipan dalam proses seleksi yang saat ini telah memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II).

Penegasan tersebut disampaikan menyusul arahan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Pol Anwar kepada seluruh jajaran SDM dan Humas Polri terkait pelaksanaan seleksi penerimaan terpadu calon Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026.

Dalam arahannya, Irjen Pol Anwar menyebutkan bahwa sebanyak 513 peserta berhasil lolos menuju tahapan Rikkes II.

"Kelulusan Akpol 2026 Ditentukan Kemampuan, Bukan Uang" ujar Urhen Pol. Anwar

Dari jumlah tersebut, 468 peserta merupakan pria dan 45 peserta wanita. Seluruh peserta yang melanjutkan ke tahap berikutnya dinyatakan memenuhi syarat berdasarkan hasil seleksi sebelumnya.

Polri menegaskan bahwa rekrutmen Akpol tahun ini hanya dibuka melalui jalur reguler nasional dengan sistem seleksi terbuka dan mekanisme gugur di setiap tahapan.

Tidak tersedia jalur prestasi khusus, jalur rekomendasi, jalur titipan, maupun bentuk perlakuan istimewa lainnya.

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang mengaku mampu membantu meluluskan peserta dalam proses seleksi.

Menurut Bambang, seluruh tahapan penerimaan dilaksanakan secara objektif dan hasilnya ditentukan oleh kemampuan masing-masing peserta.

Karena itu, setiap janji kelulusan yang disertai permintaan uang atau imbalan tertentu dipastikan merupakan tindakan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Penerimaan Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan secara terbuka, objektif, dan transparan.

Kami mengajak masyarakat untuk tidak percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu karena seluruh proses seleksi dilakukan berdasarkan kemampuan dan hasil yang dicapai peserta sendiri,” ujarnya, Senin (08/06/2026).

Polda Kalbar juga memastikan pengawasan terhadap seluruh tahapan seleksi dilakukan secara ketat. Selain diawasi oleh unsur internal Polri, proses rekrutmen turut melibatkan pengawasan eksternal guna menjamin transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan seleksi.

Bambang mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengawasi jalannya rekrutmen. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, praktik percaloan, atau pihak yang menawarkan bantuan kelulusan dengan meminta sejumlah uang, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada panitia maupun aparat kepolisian.

Polda Kalbar berharap pemahaman masyarakat mengenai mekanisme rekrutmen Akpol 2026 semakin meningkat sehingga tidak muncul informasi menyesatkan terkait adanya jalur khusus atau kuota tertentu.

Dengan sistem seleksi yang terbuka dan profesional, Polri menargetkan lahirnya calon perwira yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Berita terkait

Ketua Tim Penggerak PKK Batam: Pelajar Harus Hindari Perundungan dan Bijak Gunakan Media Sosial

Ketua Tim Penggerak PKK Batam: Pelajar Harus Hindari Perundungan dan Bijak Gunakan Media Sosial

Batam-Spektroom : Menghadapi perkembangan dunia digital kedepan, penting bagi pelajar diberikan Pembinaan Budi Pekerti, menanamkan nilai nilai moral kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas dan bertangngung jawab. SMP Negeri 1 Batam melaksanakan Pembinaan Budi Pekerti menghadirkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejateraan Keluarga (TP-PKK) sebagai Narasumber sekaligus

Desmawati, Rafles
UNP Perkuat Daya Saing UMKM Tanah Datar, Pelaku Usaha di Nagari Panyalaian Dibekali Literasi Digital, Keuangan, dan Pajak

UNP Perkuat Daya Saing UMKM Tanah Datar, Pelaku Usaha di Nagari Panyalaian Dibekali Literasi Digital, Keuangan, dan Pajak

Tanah Datar–Spektroom : Universitas Negeri Padang (UNP) terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2026. Kali ini, UNP menggelar pelatihan peningkatan literasi digital, keuangan, dan perpajakan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar,

Riswan Idris, Rafles
Bupati Tanah Datar Minta OPD Tak Sekadar Berwacana, Inovasi Harus Terasa Manfaatnya bagi Masyarakat

Bupati Tanah Datar Minta OPD Tak Sekadar Berwacana, Inovasi Harus Terasa Manfaatnya bagi Masyarakat

Tanah Datar–Spektroom : Di tengah tuntutan efisiensi anggaran dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap pelayanan pemerintah, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak berhenti pada gagasan-gagasan di atas kertas. Setiap inovasi, katanya, harus berujung pada perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pesan itu

Riswan Idris, Rafles
Patrick Moenandar, Meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 Pada Kategori Dampak Sosial Terbesar.

Patrick Moenandar, Meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 Pada Kategori Dampak Sosial Terbesar.

Ambon-Spektroom : Ketua DPD Partai Perindo Kota Ambon, Patrick Moenandar, meraih Anugerah Legislator Partai Perindo 2026 pada kategori Dampak Sosial Terbesar. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan konsistensinya menghadirkan berbagai program yang memberikan manfat bagi masyarakat. Penghargaan diterima dalam ajang apresiasi yang digelar Partai Perindo sebagai bentuk pengakuan terhadap

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
ссс