Trending

Polda Lampung dan Polda Banten Siap Amankan Mudik Lebaran 2026

Polda Lampung dan Polda Banten Siap Amankan Mudik Lebaran 2026
Rapat koordinasi persiapan Pengamanan Mudik Lebaran 2026 (Foto Bidhumas Polda Lampung).

Lampung Selatan–Spektroom : Polda Lampung bersama Polda Banten menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Melalui Press Release Nomor: 66/ II/ HUM.6.1.1./ 2026/ Bidhumas Jumat, 27 Februari 2026, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, rapat yang berlangsung di Mapolda Lampung ini difokuskan pada penguatan koordinasi pengamanan jalur tol dan penyeberangan laut.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya ASDP Indonesia Ferry, KSOP, BMKG, serta Kementerian Perhubungan.

Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, menjelaskan rapat ini menjadi forum strategis untuk menyinkronkan data serta melakukan evaluasi pengamanan mudik tahun-tahun sebelumnya.

“Hari ini kami membahas kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kami melakukan sinkronisasi data dan evaluasi hasil pengamanan tahun 2024 dan 2025 sebagai bahan penyempurnaan rencana tahun ini,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Kapolda menegaskan, koordinasi yang solid antara Polda Lampung dan Polda Banten sangat penting, mengingat tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan laut dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni maupun sebaliknya.

“Harapannya, saat pelaksanaan pelayanan masyarakat khususnya pengguna transportasi kapal laut dari Merak ke Bakauheni dapat berjalan terkoordinasi dan terintegrasi dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Banten, Hengki, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut juga membahas standar operasional prosedur (SOP) serta mekanisme manajemen lalu lintas orang dan barang selama periode mudik.

Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana, serta optimalisasi sumber daya manusia menjadi prioritas utama guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Kami memastikan kesiapan personel dan infrastruktur untuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik agar berjalan aman dan lancar. Termasuk penguatan SOP dan manajemen lalu lintas kendaraan maupun penumpang,” jelasnya.

Hengki menambahkan, pengamanan akan dimulai sejak H-7 Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dengan melibatkan unsur Polri, TNI, SAR, BMKG, dan instansi terkait lainnya.

“Kami akan menggelar seluruh kekuatan secara terpadu sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran 1447 Hijriah atau 2026 Masehi,” pungkasnya.(@Ng).

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru