Politeknik Negeri Jember Ciptakan Smart Bin Berbasis IoT, Pilah Sampah Secara Otomatis

Sistem tersebut mengandalkan sensor canggih untuk mengenali jenis sampah yang masuk.

Politeknik Negeri Jember Ciptakan Smart Bin Berbasis IoT, Pilah Sampah Secara Otomatis
Tim Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember (Polije) menciptakan smart bin berbasis IoT. (foto humas polije)

Jember-Spektroom : Tim Jurusan Teknik Politeknik Negeri Jember (Polije) menciptakan smart bin berbasis IoT guna mempermudah pengelolaan limbah kampus. Tim yang beranggotakan dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik ini menyebut perangkat cerdas ini mampu memilah sampah secara otomatis dan mengirimkan data secara real-time.

Muhammad Ar Rafi’, mahasiswa pengembang, menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan menekan pencemaran lingkungan. Sistem tersebut mengandalkan sensor canggih untuk mengenali jenis sampah yang masuk.

“Proyek ini mengembangkan smart bin yang memiliki sensor otomatis untuk memisahkan tiga jenis sampah,” ujar Ar Rafi’, Rabu (22/4/2026).

Ar Rafi’ menyebut mikrokontroler ESP32 sebagai kunci utama kecerdasan alat ini. Teknologi tersebut menghubungkan tempat sampah fisik dengan jaringan digital secara efisien.

“Sistem ini menggunakan kontrol ESP32 sebagai dasar integrasi dengan Internet of Things (IoT),” jelas Ar Rafi’.

Selain itu, Ar Rafi’ memastikan sistem notifikasi akan mempercepat kerja petugas kebersihan. Pemantauan jarak jauh ini mencegah sampah meluap dari wadahnya.

“Melalui IoT, petugas memantau kondisi tempat sampah secara real-time dan menerima notifikasi saat penuh,” tambahnya.

Sementara itu, dosen pembimbing Wendy Triadji Nugroho memuji kemampuan alat ini dalam memilah sampah organik dan anorganik. Saat ini, kampus berencana memperluas penggunaan smart bin ke seluruh unit Polije.

“Mahasiswa mengembangkan inovasi smart bin yang menggunakan sensor untuk membuka dan menutup secara otomatis,” tutur Wendy.

Selanjutnya, ia merancang aplikasi ponsel untuk mempercepat respon pengelolaan limbah. Dengan demikian, pihak pengelola dapat memantau kondisi lapangan kapan saja melalui ponsel.

“Ke depan, kami mengintegrasikan sistem ini agar mengirim notifikasi ke ponsel saat kapasitas sampah penuh,” ungkap Wendy.

Terakhir, Wendy menargetkan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengimplementasikan teknologi ini di masyarakat. Langkah ini menjadi wujud nyata pengabdian Polije bagi lingkungan Kabupaten Jember.

“Target jangka panjang kami adalah menyelesaikan masalah sampah di kampus serta menjalin kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup,” pungkas Wendy.

Berita terkait

Hari Ini Gubernur Mirza Menerima Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI Dalam Dialog Strategis Mengenai Penguatan Sektor UMKM & Ekraf

Hari Ini Gubernur Mirza Menerima Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI Dalam Dialog Strategis Mengenai Penguatan Sektor UMKM & Ekraf

Bandarlampung - Spektroom: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal Pada Kamis, 23 April 2026, pukul 13.00 WIB, diagendakan menyambut Kedatangan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, di terminal VIP Bandara Radin Inten II Kabupaten Lampung Selatan. Dalam Agenda Gubernur tercatat Gubernur Mirza didampingi Wakil Gubernur Jihan Nurlela Chalim, Kepala

Anggoro AP