Trending

Polres Bengkalis Ungkap 55 Kasus Narkoba dengan 91 Orang Tersangka

Polres Bengkalis Ungkap 55 Kasus Narkoba dengan 91 Orang Tersangka
Kasat Narkoba Polres Bengkalis AKP Kris Tofe, SIK, SH. (Foto: Dok. Humas Polres Bengkalis)

Spektroom - Dalam empat bulan terakhir, Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Bengkalis telah mengungkap sebanyak 55 kasus narkoba dengan 91 orang tersangka. Pengungkapan ini menegaskan posisi Polisi sebagai penegak hukum paling progresif dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah pesisir Riau.

Melalui pendekatan investigatif yang terukur serta operasi yang konsisten, kinerja Tim Satres Narkoba Polres Bengkalis dalam beberapa bulan terakhir mendapat sorotan positif.

Dalam periode 8 Agustus hingga 9 Desember 2025, Tim Opsnal Satnarkoba berhasil mengungkap 55 kasus tindak pidana narkotika, sebuah pencapaian yang dinilai sebagai salah satu rekor pengungkapan tertinggi dalam rentang waktu singkat tersebut.

"Dari 91 tersangka yang berhasil kami amankan, terdiri dari 89 laki-laki dan 2 perempuan, yang diduga merupakan bagian dari berbagai jaringan distribusi narkotika di Bengkalis," ujar Kasat Narkoba Polres Bengkalis AKP Kris Tofer, Kamis (11/12/25 ).

Jumlah ini memperlihatkan ketegasan aparat dalam memutus rantai peredaran, baik dari pelaku individu hingga kelompok dengan pola operasi lebih terstruktur, serta jaringan internasional yang umumnya dikendalikan melalui jeruji besi.

Kris Tofel menegaskan, bahwa keberhasilan ini merupakan refleksi dari disiplin dan dedikasi jajarannya. Seluruh pengungkapan ini adalah bagian dari upaya Kepolisian menjaga Bengkalis dari ancaman narkoba.

"Ini bukan sekadar angka, tetapi representasi nyata dari kerja keras dan komitmen kami untuk melindungi masyarakat," sebut kasat Norkoba Polres Bengkalis AKP Kris Tofer.

Dari serangkaian pengungkapan tersebut, Satresnarkoba turut mengamankan barang bukti dalam jumlah besar, antara lain 22.197,61 gram sabu, 1.505 gram metavetamine, 22,42 gram ganja, 3.750 butir Happy Five, serta 8 butir pil ekstasi (XTC). Nilai dan volume barang bukti ini mengindikasikan besarnya ancaman peredaran narkoba yang berhasil digagalkan.

"Bahwa temuan tersebut memperlihatkan adanya variasi jaringan yang beroperasi di Bengkalis. Ini memperlihatkan bahwa peredaran narkoba melibatkan berbagai tingkatan jaringan, mulai dari aktor tunggal hingga indikasi jaringan lintas wilayah,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, AKP Kris Tofel turut mengapresiasi peran aktif masyarakat. Menurutnya, keberhasilan operasi dalam skala besar ini tidak dapat dipisahkan dari kontribusi informasi publik.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran penting masyarakat Bengkalis. Kami dari Satresnarkoba Polres Bengkalis mengucapkan terima kasih atas dukungan dan informasi yang diberikan. Tanpa masyarakat, pengungkapan sebesar ini tidak mungkin terwujud,” jelas AKP Kris Tofel.

Ia memastikan, bahwa langkah-langkah penegakan hukum akan semakin diperkuat. Intensitas operasi akan ditingkatkan, penyelidikan diperluas, dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan akan terus diperdalam, guna menekan ruang gerak para pelaku peredaran narkotika di Kabupaten Bengkalis.

"Jika ada dugaan peredaran narkoba dilingkungan sekitar kita, jangan takut melaporkan ke pihak kepolisian, maka kami akan sikat habis," tegasnya.

Berita terkait

Kemenkop Perkuat Landasan Hukum Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Kemenkop Perkuat Landasan Hukum Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Jakarta – Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengungkap Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian kini telah mencapai sekitar 80 persen. Hal itu disampaikan Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi dalam acara Penandatanganan perjanjian kerja sama antara kemenkop dengan BSK Hukum Kementerian Hukum dan Dialog Kebijakan ‘Interoperabilitas Sistem Kebijakan di Bidang Koperasi Melalui Forum Komunikasi

Nurana Diah Dhayanti
Audensi dengan Wamenkes Gubernur Maluku: Renovasi RSUD Haulussy dan 141 Puskesmas

Audensi dengan Wamenkes Gubernur Maluku: Renovasi RSUD Haulussy dan 141 Puskesmas

Jakarta-Spektroom: Pemerintah Provinsi Maluku terus memperjuangkan pemerataan akses dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah kepulauan dan pulau-pulau terluar. Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, saat melakukan audiensi resmi dengan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) II Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Warga Surabaya Diajak Awasi Bangunan Berisiko, Eri Cahyadi Minta Segera Melapor

Warga Surabaya Diajak Awasi Bangunan Berisiko, Eri Cahyadi Minta Segera Melapor

Surabaya-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi bangunan usaha maupun tempat tinggal di lingkungan masing-masing. Warga diminta ikut mengawasi dan segera melaporkan bangunan yang diduga tidak memiliki izin atau berpotensi membahayakan keselamatan lingkungan sekitar. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pengawasan bangunan tidak bisa

Bian Pamungkas