Polri Terus Dukung dan Kawal Rencana Kerja Pemerintahan
Spektroom — Polri tegaskan akan dukung dan kawal terus rencana kerja Pemerintah. Penegasan tersebut diungkapkan Kapolri Jenderal TNI,Listyo Sigit Prabowo ketika membuka resmi Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2026 di Jakarta,Rabu (11/2/2026).
Kapolri mengatakan kesiapan Korps Bhayangkara dalam mengawal serta menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026. Rapim Polri 2026 yang mengusung tema “Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026”.
Rapim diikuti 272 peserta yang terdiri atas pejabat utama Mabes Polri, para kapolda se-Indonesia, serta perwakilan Kompolnas. Kapolri menjelaskan, Rapim Polri 2026 merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapim TNI-Polri, yang memuat 18 direktif strategis, sebagian di antaranya menjadi tugas pokok Polri.

“Dalam Rapim TNI-Polri terdapat 18 arahan, dan beberapa di antaranya menjadi tugas pokok Polri sekaligus bagian dari rencana kerja pemerintah,” ujar Kapolri
Kapolri menegaskan, Polri akan mengawal langsung pelaksanaan RKP 2026 agar berjalan optimal dan tepat sasaran. “Hari ini kami menindaklanjuti direktif Bapak Presiden, khususnya terkait rencana kerja pemerintah yang akan terus kami dorong agar dapat berjalan dengan sukses,” tegasnya.
Beberapa fokus pengamanan dan pendampingan Polri antara lain percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan melalui program jagung, serta hilirisasi sampah menjadi energi.

Polri juga berkomitmen mengawal stabilitas ekonomi nasional, termasuk mencegah kebocoran anggaran negara, menjaga stabilitas pasar modal dari praktik spekulatif, serta memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan melalui Satgas Pangan.
Rapim Polri 2026 menghadirkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih sebagai narasumber. Diskusi dibagi dalam dua sesi utama, yakni penguatan ekosistem pangan dan kedaulatan energi.
Pada sesi pertama, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memaparkan strategi transformasi pangan menuju swasembada nasional.
Sementara pada sesi kedua, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dijadwalkan menyampaikan paparan terkait akselerasi hilirisasi industri serta pengembangan energi bersih serta Menteri Koperasi, Ferry Juliantono.
Wakapolri juga akan memberikan arahan internal kepada jajaran Polri guna memastikan seluruh kebijakan yang dihasilkan Rapim dapat diterjemahkan menjadi langkah operasional di tingkat satuan kerja dan wilayah.
“Rapim ini akan menghasilkan satu kebijakan dan satu langkah konkret yang wajib ditindaklanjuti seluruh jajaran, agar Polri benar-benar hadir sebagai institusi yang mengamankan, mendukung, dan menyukseskan agenda pembangunan nasional,” tegas Kapolri