Polsek Kramatjati Perkuat Benteng Generasi Muda
Jakarta-Spektroom : Kepedulian terhadap masa depan generasi muda kembali ditunjukkan Polsek Kramatjati melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada para pelajar di SMPN 281 Jakarta yang berada di wilayah hukum Polsek Kramatjati, jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kramatjati AKP P.H. Siahaan, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat utama Polsek Kramatjati tersebut diikuti sekitar 1.000 siswa dan berlangsung dengan penuh antusias.
Di tengah meningkatnya berbagai tantangan yang dihadapi remaja saat ini, mulai dari tawuran pelajar, penyalahgunaan narkoba, judi online, perundungan hingga penyalahgunaan media sosial, kehadiran Polri di lingkungan sekolah menjadi bentuk nyata kepedulian dalam memberikan edukasi dan pembinaan sejak dini.
Melalui pendekatan yang humanis, para siswa diajak untuk memahami pentingnya menjaga masa depan dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Kramatjati memberikan motivasi kepada para siswa yang sedang menghadapi ujian sekolah agar tetap semangat belajar, disiplin, serta fokus meraih cita-cita.
"Para pelajar merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dibimbing agar tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak baik, serta memiliki kesadaran hukum yang kuat." Jelas Kapolsek kramatjati, AKP P. H. SIAHAAN, S. H. M. H
Dikatakan, pembinaan kepada pelajar merupakan langkah preventif yang sangat penting untuk mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pihaknya ingin memastikan anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang aman dan positif. "Jangan sampai masa depan yang masih panjang rusak karena terlibat tawuran, narkoba, judi online ataupun perilaku negatif lainnya. Raihlah prestasi, hormati orang tua dan guru, serta gunakan media sosial secara bijak. ," ujar Kapolsek AKP. P. H. SIAHAAN
Selain memberikan edukasi kepada para siswa, Kapolsek juga mengajak para guru dan orang tua untuk memperkuat pengawasan serta komunikasi terhadap aktivitas anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Sinergi antara keluarga, sekolah dan kepolisian dinilai menjadi kunci utama dalam membentuk karakter generasi muda yang berkualitas dan bebas dari pengaruh negatif.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah karena dinilai mampu memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para siswa tentang pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap hukum sejak usia dini.
"Komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga dan menyelamatkan generasi muda dari berbagai ancaman sosial yang dapat mengganggu masa depan mereka." Tegas Kapolsek.