Poltekkes Kemenkes Ternate Perkuat Kompetensi Mahasiswa Gizi melalui Magang di 8 Puskesmas Kota Ternate

Poltekkes Kemenkes Ternate Perkuat Kompetensi Mahasiswa Gizi melalui Magang di 8 Puskesmas Kota Ternate
Mahasiswa Magang Poltekkes Kemenkes Ternate (Foto:Poltekkes Ternate)

Ternate-Spektroom : Program Studi Diploma III Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman melalui pelaksanaan Magang Gizi Masyarakat dan Magang Penyakit Degeneratif bagi mahasiswa Semester V. Kegiatan diawali dengan serah terima mahasiswa kepada Dinas Kesehatan Kota Ternate yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Kota Ternate, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran lapangan sekaligus bentuk sinergi antara Poltekkes Kemenkes Ternate dan Dinas Kesehatan Kota Ternate dalam menyiapkan calon tenaga gizi yang kompeten dan profesional.

Dalam prosesi serah terima, Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate, Nofiandri, SKM., M.Kes., menyerahkan mahasiswa kepada Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Ternate, Muhammad Asri, SKM., MKM. Selanjutnya, mahasiswa akan melaksanakan kegiatan magang di delapan puskesmas dalam wilayah Kota Ternate.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam situasi pelayanan kesehatan secara langsung. Pengalaman lapangan diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami berbagai permasalahan gizi sekaligus meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Magang Gizi Masyarakat diarahkan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam memahami pelaksanaan program gizi di tingkat puskesmas dan masyarakat. Sementara Magang Penyakit Degeneratif memberikan pengalaman dalam memahami permasalahan gizi yang berkaitan dengan penyakit tidak menular serta upaya promotif dan preventif dalam pengendaliannya.

Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Ternate, Nofiandri, SKM., M.Kes., menegaskan bahwa magang merupakan ruang penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi profesional melalui pengalaman nyata.

“Magang merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar sebanyak-banyaknya dari pengalaman di lapangan. Jangan hanya menerapkan teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi belajar bagaimana berkomunikasi, memberikan edukasi, berkolaborasi dengan tenaga kesehatan, serta mengidentifikasi dan memecahkan berbagai permasalahan gizi yang ditemukan di masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga etika dan nama baik institusi selama melaksanakan kegiatan.

“Jagalah nama baik institusi, tunjukkan sikap profesional, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu berkomunikasi dan berkolaborasi dengan seluruh tenaga kesehatan di puskesmas. Jadikan setiap pengalaman di lapangan sebagai proses untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia kerja,” pesannya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Ternate Muhammad Avsri, SKM., MKM, menerima mahasiswa secara resmi untuk selanjutnya mengikuti kegiatan pembelajaran lapangan di delapan puskesmas.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah dalam mendukung proses pendidikan tenaga kesehatan. Kehadiran mahasiswa di puskesmas diharapkan dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan kondisi pelayanan kesehatan sekaligus mendukung berbagai kegiatan promotif dan preventif di bidang gizi.

Selama menjalani magang, mahasiswa juga akan belajar memahami bagaimana program kesehatan dan gizi dilaksanakan di lapangan, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi. Dengan demikian, pembelajaran tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi berkembang menjadi kemampuan untuk menerapkannya dalam situasi nyata.

Berita terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Waspada Angin Kencang Masih Terjadi Pada Sejumlah Wilayah Maluku Utara

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Waspada Angin Kencang Masih Terjadi Pada Sejumlah Wilayah Maluku Utara

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan curah hujan di wilayah Provinsi Maluku Utara. Peringatan dini berlaku untuk periode 14 - 20 September 2026. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate Desindra Deddy Kurniawan melalui Forecaster On Duty Muhamad Dzikri

Nanang Adrany, Bian Pamungkas
Pelajar SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto Belajar AI, Bukan Bukan Bisa Pakai tapi Paham

Pelajar SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto Belajar AI, Bukan Bukan Bisa Pakai tapi Paham

Purwokerto-Spektroom : Bagi sebagian pelajar, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mungkin sudah menjadi bagian dari keseharian. Mulai dari mencari ide tugas, membuat rangkuman, hingga membantu menghasilkan konten. Namun, memakai AI ternyata tidak cukup. Pelajar juga perlu tahu cara menggunakannya secara tepat dan bertanggung jawab. Hal itu yang dikenalkan Polresta Banyumas

Bian Pamungkas