Trending

Popda Jateng Resmi Bergulir, Ribuan Atlet Muda Asah Kemampuan Kejar Prestasi Tertinggi

Popda Jateng Resmi Bergulir, Ribuan Atlet Muda Asah Kemampuan Kejar Prestasi Tertinggi
Gubernur Ahmad Luthfi Popda Jateng 2026 resmi dibuka di GOR Jatidiri Semarang, Selasa (1/9/2026) sore. (Foto: Diskomdigi/Sigit)

Semarang-Spektroom : Popda Jateng 2026 resmi dibuka di GOR Jatidiri Semarang, Selasa (1/9/2026) sore. Ajang yang mengusung tema “Tingkatkan Tradisi Prestasi” itu, berlangsung dari 1- 6 September 2026.

Total peserta 9.010 orang, terdiri dari 7.515 orang atlet meliputi atlet SD 1.647 orang; atlet SMP 2.335 orang; dan atlet SMA 3.533 orang, serta sisanya pelatih dan ofisial dari 35 kabupaten/kota.

Mereka akan bertanding pada 23 cabang olahraga (cabor), dengan memperebutkan 522 medali emas, 522 perak, dan 740 perunggu.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jateng, Aria Chandra Destianto mengatakan, Popda menjadi ajang untuk mengukur hasil pembinaan olahraga di masing-masing daerah, sekaligus menjaring bibit atlet potensial.

“Menjaring atlet-atlet berbakat untuk dikembangkan menjadi atlet nasional berprestasi, yang dapat berkancah di tingkat nasional bahkan internasional di masa depan,” kata Aria, saat pembukaan Popda.

Menurutnya, Popda juga menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga pelajar yang berjenjang. Atlet terbaik nantinya diproyeksikan memperkuat tim Jateng pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan, Popda merupakan pijakan penting untuk menyiapkan atlet menuju Popnas.

“Adik-adik kita ini adalah bibit-bibit unggul yang kita ciptakan untuk membawa harum nama Jawa Tengah,” ujar Luthfi, saat membuka Popda.

Gubernur juga meminta pertandingan berlangsung profesional dan sportif. Menurutnya, olahraga bukan hanya soal mengejar kemenangan, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, tanggung jawab, dan jiwa petarung para pelajar.

“Olahraga merupakan alat pemersatu bangsa, tidak mengenal suku, ras, daerah, agama dan lain sebagainya,” katanya.

Pertandingan digelar di sejumlah venue, antara lain GOR Jatidiri, Manunggal Jati, serta lokasi di Kendal dan Pati.

Dari 23 cabor yang dipertandingkan, taekwondo dan menembak menjadi dua cabang yang mendapat sorotan. Karena pada Popnas 2025, kedua cabor tersebut turut menyumbang medali emas untuk Jawa Tengah.

Salah satu peserta Aurelia Kayla Yudanta, atlet bola basket dari kontingen Karanganyar. Kayla dan timnya datang ke Popda 2026 dengan persiapan intensif.

“Kita itu dengan latihan intensif, latihan tiap minggu, memprogram latihan juga, lalu kita juga menyiapkan program-program lain seperti fisik dan latihan lainnya,” kata Kayla.

Namun Kayla tak mau memasang target muluk. Ia memilih satu per satu tahapan untuk dilewati.

“Target sih belum besar-besar, yang penting kita bisa lolos grup dulu, bisa masuk semifinal dulu,” ujarnya.

Bukan tanpa modal. Kontingen basket Karanganyar sebelumnya meraih posisi kedua dalam kejuaraan tingkat Karesidenan. Prestasi itu juga berhasil dipertahankan pada tahun sebelumnya.

“Untuk emas belum, baru sampai perak,” kata Kayla.

Meski begitu, kepercayaan dirinya cukup tinggi. Dia menyebut tim Karanganyar memiliki keyakinan sekitar 80 persen, untuk tampil maksimal di Popda tahun ini.

Sementara itu, target berbeda datang dari tim basket Popda Kota Pekalongan. Para pemain muda itu tak ragu memasang ambisi tinggi.

“Kita latihan serius, niat biar ngeraih target yang kita mau. Biar dapat yang terbaik,” ujar salah satu atlet Nasita Bawazier, didampingi anggota timnya.

Ketika ditanya soal peluang melaju hingga Popnas, jawabannya pun tegas. “Optimis sekali. 100 persen yakin juara satu,” ungkapnya.

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru