PPIH Arab Saud : Tiiga jamaah haji Indonesia Hilang Belum Ditemukan

PPIH Arab Saud : Tiiga jamaah haji Indonesia Hilang Belum Ditemukan

SPEKTROOM.ID, Upaya pencarian tiga jamaah haji Indonesia ke beberapa tempat termasuk rumah sakit di Makkah dan Jeddah serta hotel hingga kini belum membuahkan hasil

Hal itu dikemukakan Kepala Bidang Perlindungan Jamaah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Harun Arrasyid di Jeddah.

Tiga jamaah haji asal Indonesia yang belum ditemukan, yakni Nurimah dari kelompok terbang (kloter) PLM 19, dan Sukardi dari kloter SUB 79, dan Hasbullah dari kloter BDJ 07.

Nurimah meninggalkan rombongan pada hari ke-3 setelah tiba di Makkah akhir Mei lalu. Sefangkan, Sukardi terpisah dari rombongan kloternya pada hari ke-2 setelah tiba Makkah

Sementara itu, Hasbullah dilaporkan meninggalkan hotel tempatnya menginap pada Selasa (17/6/2025) belum kembali.

"Kementerian Agama membadalhajikan Sukardi dan Nurimah karena keduanya hilang sebelum puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Sedangkan Hasbullah hilang setelah puncak haji". ujar Harun

"Tiga jamaah haji yang hilang di Arab Saudi diketahui memiliki riwayat demensia" ungkap Harun, di Jeddah, dikutip dari situs Kemenag, Selasa (24/6/2025)

Menurutnya, anak perempuan Hasbullah, yang kini sudah berada di Madinah, menyebutkan bahwa ayahnya memang mengidap demensia dan sebelumnya beberapa kali sempat tersesat, namun berhasil dikembalikan ke hotel. Namun, kejadian kalu ini ia keluar dini hari tanpa pengawasan dan diduga berjalan tanpa arah tujuan.

Hingga berita ini dibuat pencarian masih dilakukan oleh dua tim petugas PPIH berkoordinasi dengan pihak syarikah dan KJRI, dan juga konsul haji di Jeddah.(hy)

Berita terkait

BPOM Malut di Sofifi Gelar Bimtek dan Fasilitasi Keamanan Pangan bagi Komunitas di Halmahera Barat

BPOM Malut di Sofifi Gelar Bimtek dan Fasilitasi Keamanan Pangan bagi Komunitas di Halmahera Barat

Jailolo-Spektroom : Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Maluku Utara di Sofifi melanjutkan tahapan intervensi Program Desa Pangan Aman di Desa Guaemaadu dan Galala Kabupaten Halmahera Barat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan kepada komunitas desa. Kegiatan ini diikuti oleh pelaku usaha ritel pangan, industri rumah tangga pangan (IRTP)

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru