PPIH : Jemaah Haji Wajib Tahu, Salat di Hotel Makkah Pahalanya Sama dengan di Masjidil Haram

PPIH : Jemaah Haji Wajib Tahu, Salat di Hotel Makkah Pahalanya Sama dengan di Masjidil Haram
Ilustrasi : Jamaah haji lansia embarkasi Jakarta usai salat di Masjidil Haram, Selasa (27/5/2025) malam. (Dok : Spektroom)

Jakarta - Spektroom : Jelang puncak haji Masjidil Haram semakin padat oleh jamaah dari berbagai belahan dunia khususnya pada saat shalat lima waktu.

Padatnya kota Makkah dengan cuaca panas tak menyurutkan jamaah untuk khusu' beribadah. Kondisi ini membuat jamaah haji wanita lansia harus berjuang untuk sampai di masjidil haram

Tim Layanan Bimbingan Ibadah (Bimbad) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah meluruskan pemahaman yang berkembang di kalangan jemaah haji.

Sebagian jemaah menilai salat di masjid hotel memiliki pahala berbeda sehingga memaksa jemaah untuk selalu beribadah di Masjidil Haram, meski kondisi tidak memungkinkan.

Pelaksana Bimbad PPIH Arab Saudi Daker Makkah, Abdul Aziz Siswanto, mengatakan keinginan untuk beribadah langsung di Masjidil Haram merupakan hal yang wajar. Namun, ia mengingatkan bahwa seluruh wilayah Tanah Haram memiliki keutamaan yang sama dalam hal pahala ibadah.

“Seluruh wilayah Tanah Haram ini memiliki keutamaan seperti Masjidil Haram. Salat di sini pahalanya 100 ribu kali lipat,” ujar Aziz melalui keterangan tetulis Kemenhaj yang diterima di Jakarta, Rabu (6/5/2026) seusai kegiatan Visitasi, Konsultasi, dan Edukasi (Visduk) di Hotel Lulua Almasher di kawasan Syisyah, Makkah, Selasa (5/5/2026).

Aziz mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri untuk selalu beribadah di Masjidil Haram jika kondisi fisik tidak memungkinkan.

"Setiap umat Islam wajib menjunjung tinggi prinsip hifdzun nafs, atau menjaga jiwa, sebelum melakukan berbagai aktivitas". ujarnya

Lebih lanjut, Aziz menyebut bahwa jemaah yang dalam kondisi sehat sebaiknya tidak memprovokasi atau mendorong jemaah lain untuk mengikuti aktivitas ibadah yang sama, terutama jika berpotensi membahayakan. Sebab, berbagai risiko kerap terjadi di area Masjidil Haram.

“Begitu masuk ke area Masjidil Haram, bisa jadi orang tersesat jalannya. Banyak pintu. Lupa pintunya, lupa naruh sendalnya, lupa tempat wudunya, lupa tempat pertemuannya. Ini sering terjadi, jemaah hilang di Masjidil Haram,” ucapnya.

Untuk memitigasi risiko tersebut, Aziz mengimbau jemaah dengan kondisi tertentu, seperti lansia, disabilitas dan jemaah dengan riwayat penyakit, agar bisa mengoptimalkan ibadah di masjid yang tersedia di hotel masing-masing.

Berita terkait

Anak Lahir, Akta, KK dan KIA Sekaligus, Disdukcapil Palangka Raya Permudah Orang Tua

Anak Lahir, Akta, KK dan KIA Sekaligus, Disdukcapil Palangka Raya Permudah Orang Tua

Palangka Raya –Spektroom: Kelahiran seorang anak tidak hanya membawa kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga diikuti kebutuhan untuk segera melengkapi identitas kependudukannya. Kini, orang tua di Kota Palangka Raya tidak perlu mengurus dokumen tersebut secara terpisah. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya menghadirkan layanan “ANAK ITAH” atau Akta

Polin, Bian Pamungkas
Jakarta–Jambi Perkuat Kolaborasi, dari Layanan Digital hingga Pembiayaan Kreatif

Jakarta–Jambi Perkuat Kolaborasi, dari Layanan Digital hingga Pembiayaan Kreatif

Jakarta — Spektroom : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Jambi memperluas kerja sama antardaerah dengan menyasar sejumlah sektor strategis, mulai dari teknologi informasi dan komunikasi (ICT), pengelolaan badan usaha milik daerah (BUMD), hingga skema pembiayaan kreatif atau creative financing. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Balai Kota

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Prof. Mahfud Nurnajamuddin: Emas Bocor ke Luar Negeri, Negara Jangan Hanya Sibuk Menghitung Barang Sitaan

Prof. Mahfud Nurnajamuddin: Emas Bocor ke Luar Negeri, Negara Jangan Hanya Sibuk Menghitung Barang Sitaan

Makassar- Spektroom : Dugaan penyelundupan emas dari Indonesia ke Hong Kong tidak boleh berhenti sebagai cerita tentang penangkapan pelaku dan penyitaan barang bukti. Di balik dugaan peredaran emas ilegal tersebut terdapat pertanyaan yang jauh lebih besar: berapa besar nilai ekonomi Indonesia yang selama ini lolos dari sistem negara? Guru Besar Fakultas

Yahya Patta, Buang Supeno
Penataan Jalan Cipayung-Pitara Depok Dengan Anggaran 1,7 M Ditargetkan Selesai 6 Oktober 2026

Penataan Jalan Cipayung-Pitara Depok Dengan Anggaran 1,7 M Ditargetkan Selesai 6 Oktober 2026

Depok-Spektroom :Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok kembali melanjutkan rekonstruksi Jalan Raya Cipayung - Pitara. Pekerjaan ini dilakukan untuk memperkuat struktur penahan tanah sekaligus memperlebar badan jalan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, mengatakan pekerjaan tersebut merupakan tahap lanjutan

Asmari, Bian Pamungkas
ссс