Prajurit Bekangdam Jaya Siapkan Logistik Korban Kebakaran Di Penampungan Sementara
Jakarta- Spektroom: Ditengah duka yang masih menyelimuti para korban kebakaran di wilayah kemayoran, Jakarta pusat, kepedulian dan kerja keras Prajurit Pembekalan Angkutan Kodam (Bekangdam) Jaya hadir memberikan harapan, tanpa mengenal waktu dan lelah para Prajurit terus berjibaku menyiapkan kebutuhan pangan bagi warga terdampak yang mengungsi di penampungan sementara.
Sebagai bentuk respon tercepat terhadap musibah tersebut, Bengkamdam Jaya mengoperasikan tiga dapur lapangan serta satu kendaraan untuk memastikan kebutuhan makan para pengungsi tetap terpenuhi setiap hari.
Dari dapur pengungsian tersebut Prajurit menyiapkan makanan pagi, siang dan malam dengan menu yang sehat, bergizi dan bervariasi.
Setiap hari layanan dapur lapangan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi sekitar 200 hingga 250 orang mulai dari anak anak,ibu ibu hingga para lansia.

"Kehadiran dapur umum lapangan merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir didi tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana atau musibah, Ujar Ka Bekangdam Jaya, Letkol Cba Rudy Haryanto, kamis (4/6/ 2026)
Pihaknya mememahami para korban saat ini sedang menghadapi masa yang sangat sulit setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.
Karena itu Bekangdam Jaya berupaya semaksimal mungkin memastikan kebutuhan dasar mereka khususnya makanan dapat terpenuhi dengan baik. Pihaknya ingin masyarakat merasakan mereka tidak sendiri. Menghadapi cobaan ini.
"Seluruh personel yang bertugas di dapur lapangan bekerja dengan penuh keiklasan dan semangat kemanusiaan agar para pengungsi tetap mendapatkan asupan makanan yang layak selama masa pemenangan darurat berlangsung." jelasnya lagi.
"Melalui misi kemanusiaan ini, Bekangdam Jaya kembali menunjukkan TNI tidak hanya bertugas kedaulatan negara, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi do harapan bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Dibalik kepulan asap dapur lapangan tersimpan semangat gotong royong dan kepedulian yang menjadi kekuatan untuk membantu para korban menata kembali kehidupan mereka " Tambah Rudy Haryanto