Prajurit Kodim 1425 Asah Kemampuan PSM Dengan Semangat Pantang Menyerah

Prajurit Kodim 1425 Asah Kemampuan PSM Dengan Semangat Pantang Menyerah
Prajurit latihan ketangguhanpencak silat militer (pendim)

Jeneponto -Spektroom : Halaman Makodim 1425/Jeneponto dipenuhi semangat juang para prajurit saat mengikuti Latihan Pencak Silat Militer (PSM), Selasa ( 21/7/2026) Kegiatan pembinaan kemampuan tersebut menjadi bagian dari upaya satuan dalam memelihara kesiapan fisik, mental, dan keterampilan bela diri prajurit agar selalu siap menghadapi berbagai tugas yang diemban.

Rangkaian latihan diawali dengan peregangan otot untuk meminimalkan risiko cedera, kemudian dilanjutkan lari jalan sambil membawa Bendera Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan Bendera Pencak Silat Militer (PSM) sebagai simbol semangat, kehormatan, serta kebanggaan terhadap seni bela diri yang menjadi bagian dari pembinaan prajurit TNI AD.

Setelah itu, seluruh personel menerima materi teknik dasar dan lanjutan yang dipandu oleh Serda Supriadi selaku pelatih.

Setiap gerakan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan ketepatan teknik, keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Suasana latihan berlangsung penuh semangat, mencerminkan tekad para prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan diri sebagai bekal dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

Di sela kegiatan, Serda Supriadi mengatakan bahwa latihan Pencak Silat Militer tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan bela diri, tetapi juga membangun refleks, ketahanan fisik, serta kepercayaan diri setiap prajurit dalam menghadapi berbagai situasi.

" keberhasilan latihan ditentukan oleh kedisiplinan dan kemauan untuk terus berlatih. Karena itu, setiap materi diberikan secara bertahap agar dapat dikuasai dengan baik dan menjadi kemampuan yang melekat pada diri setiap personel." Jelasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa pembinaan kemampuan prajurit harus dilakukan secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme satuan.

"Latihan PSM menjadi salah satu media untuk membentuk prajurit yang memiliki kesiapan fisik, mental, dan karakter yang kuat."ucap Dandim Abdul Muthalib.

Dandim menyampaikan bahwa seorang prajurit tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki semangat pantang menyerah, pengendalian diri, serta jiwa korsa yang kokoh.

Nilai-nilai tersebut akan menjadi fondasi dalam setiap pelaksanaan tugas, baik operasi militer maupun pengabdian kepada masyarakat.

Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa berharap seluruh prajurit Kodim 1425/Jeneponto menjadikan setiap latihan sebagai kesempatan untuk terus berkembang.

"Kemampuan yang terus diasah melalui latihan akan melahirkan prajurit yang tangguh, profesional, adaptif, dan selalu siap memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa, negara, serta masyarakat," tutupnya.

Berita terkait