Pramuka Solo Tetap eksis, 32 Pramuka Siaga Ikuti Pesta Siaga Kwarda Jateng
Solo - Spektroom : Kegiatan Pramuka tetap eksis di Kota Solo, bahkan 32 Pramuka Siaga ( selasa, 12/05/2026 ) dilepas untuk berlaga di ajang Pesta Siaga Tingkat Kwatir Daerah - Kwarda Jawa Tengah 2026.
32 Pramuka Siaga terpilih merupakan perwakilan terbaik dari hasil seleksi di tingkat kota ini dilepas ketua Kwatir Cabang Kwarcab Pramuka Kota Surakara Budi Murtono dalam upacara dimarkas setempat
Ketua Kwarcab Pramuka Kota Surakarta, Budi Murtono, menyampaikan peserta yang berangkat merupakan siswa kelas 2 hingga 4 Sekolah Dasar yang telah menunjukkan prestasi dan semangat luar biasa.
Delegasi Kota Bengawan diharapkan tidak hanya mengejar medali, tetapi juga menjadikan pesta siaga sebagai sarana mencari pengalaman berharga dan membangun karakter kemandirian sejak dini.
"Ini kita harapkan adik-adik yang mewakili Kota Solo bisa berprestasi dengan baik, bisa semangat, dan yang penting mereka punya pengalaman. Insyaallah kita doakan pokoknya semangat juara umum," Jelas Budi Murtono
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Andalan Bidang Bina Muda Kwarcab Surakarta, Sri Sumiwi Inawangsih, mengungkapkan rasa bangga sekaligus haru atas perjuangan para peserta selama masa persiapan.
Siswa telah menjalani latihan intensif setiap hari sejak dinyatakan lolos sebagai kontingen cabang, bahkan dukungan dari orang tua dan pihak sekolah menjadi modal kuat bagi anak-anak untuk tampil maksimal di tingkat provinsi.
"Support dari orang tua, Kamabikus, hingga Kwaran benar-benar all out sehingga kita bisa menampilkan atraksi terbaik. Bahkan, Kota Surakarta dipercaya mewakili tujuh kabupaten di Wilayah Binaan (Binwil) Surakarta untuk penampilan pentas seni," kata Sri Sumiwi.
Dalam ajang Pesta Siaga Kwarda Jateng berlangsung 16 dan 17 Mei, kontingen Surakarta akan mengikuti sejumlah mata lomba seperti Siaga Cepat atau LCC berbasis aplikasi, karnaval, dan pentas seni (pensi).
Selain berkompetisi di Lapangan Karang Geneng peserta juga dijadwalkan mengikuti wisata edukasi ke Museum Ronggowarsito dan Gua Kreo sebelum acara resmi ditutup di Skadron 31 Semarang.
(Dan)