Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya TNI di Malang, Menteri ATR/BPN Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum Tanah
Jakarta - Spektroom : Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung peresmian Panen Raya TNI Terintegrasi yang dilaksanakan secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Acara puncak dipusatkan di lahan pertanian dan perkebunan kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur
Dalam kegiatan yang dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, serta jajaran Panglima dan Kepala Staf TNI.
Menteri Nusron Wahid menekankan bahwa program swasembada pangan nasional tidak akan tercapai hanya dengan mengandalkan peningkatan produksi hasil panen semata. Menurutnya, fondasi krusial yang wajib dibangun pemerintah adalah memberikan kepastian hukum atas hak tanah yang digarap oleh para petani.
"Bagi kami, ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari kepastian hukum atas tanah. Kementerian ATR/BPN berkomitmen memastikan setiap jengkal lahan produktif dapat dimanfaatkan secara optimal," ujar Nusron Wahid dalam siaran persnya, Sabtu (18/7/2026).
Nusron menambahkan, kepastian hak atas tanah, penataan ruang yang berpihak pada lahan produktif, serta perlindungan kawasan dari alih fungsi lahan yang tak terkendali merupakan peran strategis lembaganya demi menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
Adapun panen raya serentak di Lanud Abdulrachman Saleh tersebut mencakup tiga komoditas strategis yang dikawal oleh masing-masing matra TNI. Kegiatan ini meliputi panen padi yang didampingi TNI AD, panen kedelai oleh TNI AL, serta panen tebu terintegrasi oleh TNI AU.
Presiden Prabowo mengapresiasi kolaborasi lintas sektor tersebut. Menurutnya, pelibatan institusi seperti TNI membuktikan bahwa ketahanan dan kedaulatan pangan bukan sekadar urusan Kementerian Pertanian, tetapi telah menjadi gerakan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa