Prestasi 35 Tahun Beruntun, Kwarcab Banyumas Layak Diusulkan Masuk MURI

Prestasi 35 Tahun Beruntun, Kwarcab Banyumas Layak Diusulkan Masuk MURI
Pimpinan Bank Indonesia Purwokerto Christoveny didampingi bupati dan wakil bupati Banyumas, kakwarcab dan kepala dinas terkait menunjukkan sertifikat Muri. (Foto. : Biantoro).

Spektroom – Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada Senin (24/11/2025) mengesahkan rekor baru melalui pelantikan Pramuka Garuda Cinta Bangga Paham Rupiah di GOR Satria Purwokerto.

Senior Manager MURI, Sri Widayati, mengatakan jumlah peserta yang dilantik mencapai 13.149 calon Pramuka Garuda. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dalam sejarah pelantikan Pramuka Garuda oleh kwartir ranting di seluruh Indonesia.

Rekor sebelumnya untuk pelantikan Pramuka Garuda Cinta Bangga Paham Rupiah dicatat oleh Kwartir Daerah Sulawesi Selatan pada 2010 dengan 1.594 peserta.

“Pemecahan rekor ini disahkan setelah tim MURI melakukan pengamatan, penilaian, dan penghitungan peserta melalui sistem scanning di pintu masuk secara elektronik. Rekor ini tercatat dengan nomor 12.533,” ujar Sri Widayati.

Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Dr. Sigit Muryono, yang hadir menyaksikan pelantikan tersebut, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi Kabupaten Banyumas, khususnya Kwarcab Gerakan Pramuka Banyumas.

Jumlah Peserta Pramuka Garuda yang dilantik hari ini Senin ,(24/11/2025) pecahkan rekor Muri. (Foto : Biantoro).

“Capaian ini merupakan bukti bahwa kualitas pembinaan Pramuka di Banyumas sangat baik,” ujarnya.

Sigit mengungkapkan bahwa dalam lima tahun terakhir, Kwarcab Banyumas telah melahirkan 42.326 Pramuka Garuda dari berbagai jenjang. Para peserta ini dibina oleh tenaga profesional dan melalui proses serius sehingga menghasilkan prestasi membanggakan.

Ia juga menyoroti prestasi besar lainnya yang belum disebutkan Kakwarnas Budi Waseso, yaitu kemampuan Banyumas menjadi Kwartir Cabang Tergiat di Jawa Tengah selama 35 tahun berturut-turut.

“Belum ada di Indonesia yang mampu seperti Banyumas. Ini juga layak diusulkan menjadi rekor baru MURI,” tegas Sigit.

Menanggapi hal tersebut, Sri Widayati menyatakan bahwa prestasi tersebut memang bisa diajukan ke Museum Rekor Dunia Indonesia.

“Itu bisa diusulkan, tentu dengan rekomendasi dari Kakwarnas,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menilai prestasi ini merupakan hasil kedisiplinan, keteladanan, dan proses panjang yang dijalani para anggota.

“Ini prestasi luar biasa yang menunjukkan pembinaan Pramuka di Banyumas berjalan berkualitas. Usulan agar prestasi Kwarcab Banyumas sebagai Kwartir Cabang Tergiat 35 tahun berturut-turut di Jawa Tengah masuk MURI, saya setuju—apalagi ada Bank Indonesia,” ujarnya sambil berkelakar.

Di sisi lain, pimpinan Bank Indonesia, Christoveny, mengatakan bahwa pelantikan Pramuka Garuda Cinta Bangga Paham Rupiah merupakan bentuk dukungan Bank Indonesia dalam menanamkan cinta tanah air dan kebanggaan menggunakan rupiah bagi generasi muda.

“Program ini sudah kami rintis sejak awal tahun. Sejumlah program lain juga sudah kami jalankan untuk masa depan generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa,” ujarnya.

Penulis: Biantoro

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс