Profesionalisme Bidan Dalam Pelayanan Masyarakat Dukung Keselamatan Ibu dan Bayi

Profesionalisme Bidan Dalam Pelayanan  Masyarakat Dukung Keselamatan Ibu dan Bayi
Deananda,S.Tr.Keb.,M.Kes Ketua Program Studi Diploma 3 Kebidanan STIKES Abdi Persada Banjarmasin.(Foto Junaidi/Spektroom)

Junaidi, Agung Yunianto

Banjarmasin-Spektroom : Pendidikan profesi menjadi langkah strategis dalam mencetak Bidan yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat.

Demikian diungkapkan Deananda,S.Tr.Keb.,M.Kes
Ketua Program Studi Diploma 3 Kebidanan STIKES Abdi Persada Banjarmasin.

"Melalui pendidikan yang terstandar, Bidan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang aman, bermutu, serta berorientasi pada keselamatan ibu dan bayi," ungkap Deananda.

Dikatakan, Institusi juga mendorong pengembangan kurikulum yang tidak hanya berbasis evidence-based practice, tetapi juga sensitif terhadap aspek sosial dan budaya, terutama di daerah seperti Kalimantan Selatan.

"Dengan demikian, lulusan Bidan tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga mampu membangun pendekatan yang humanis dan sesuai dengan kearifan lokal," Deananda menambahkan.

Momentum Hari Bidan Internasional 5 Mei dan Hari Bidan Nasional 24 Juni, juga menjadi penguat kolaborasi antara Institusi Pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan Organisasi Profesi seperti Ikatan Bidan Indonesia dalam menciptakan sistem pelayanan kebidanan yang berkelanjutan dan berkualitas.

Dengan semangat Hari Bidan Internasional, diharapkan pendidikan profesi Bidan terus berkembang sebagai fondasi utama dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Jajaran STIKES Abdi Persada mengajak seluruh Bidan untuk penguatan peran strategis Bidan, peningkatan kualitas dan keselamatan layanan dengan fokus pada keselamatan ibu dan bayi dapat menangani komplikasi melalui deteksi dini dan penanganan cepat. Kita dapat melakukan kolaborasi lintas sektor dan Komunitas keterlibatan masyarakat, Kader maupun Tokoh lokal. Peningkatan kompetensi berkelanjutan dengan cara aktif dalam pelatihan dan Pendidikan berkelanjutan.*****

Berita terkait

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс