Trending

Program "Bolo Digdoyo", Guna Memperkuat Pendidikan PAUD Di Solo

Program "Bolo Digdoyo", Guna Memperkuat Pendidikan PAUD Di Solo
Program " Bolo Digdoyo" Guna Memperkuat Pendidikan PAUD Di Sosialisasikan Di Solo Techno Park ( Selasa, 03/03/2026, Dan )

Solo - Spekroom : Guna memperkuat fondasi Pendidikam Anak Usia Dini - PAUD, Pemerintah Kota Surakarta melalui jaringan Smart Trainer memperkenalkan Program " Bolo Digdoyo" .

Program ini dirancang khusus untuk mengintegrasikan empat isu besar pendidikan nasional, termasuk wajib belajar 13 tahun dan gerakan tujuh kebiasaan anak hebat Indonesia.

Dalam sosialisasi di Solo Technopark ( Selasa, 03/03/ 2026.) Direktur Smart Trainer Kota Surakarta, Muhammad Nasyir, menjelaskan "Bolo Digdoyo" memiliki filosofi mendalam, berasal dari singkatan dari Bocah Solo yang kuat atau sakti.

Program mtidak hanya menyasar anak didik, tetapi juga memberikan pembekalan intensif bagi orang tua, guru, hingga lembaga PAUD secara menyeluruh dimana Sebanyak 28 pelatih PAUD bersertifikat dari Kemendikbud akan menjadi ujung tombak dalam mengimplementasikan nilai-nilai kemandirian dan karakter kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Smart Trainer tidak bekerja sendiri melainkan menggandeng Dinas Pendidikan serta organisasi mitra seperti IGTKI dan Himpaudi.

Sinergi ini bertujuan untuk menyusun kurikulum harian yang aplikatif selama satu tahun penuh dengan harapan, setiap kegiatan bulanan akan terdokumentasi dalam portofolio yang solid guna mendukung penilaian apresiasi Bunda PAUD di tingkat provinsi maupun nasional di masa mendatang.

"Bolo Digdoyo ini adalah implementasi dari empat isu pendidikan nasional, mulai dari wajib belajar 13 tahun hingga tujuh kebiasaan anak hebat. Kami ingin mengantar Bunda PAUD Surakarta meraih kembali kejayaan nasional seperti tahun 2018 dan 2019 lalu," Jelas Muhammad Nasyir.

Melalui program tersebut pemerintah ingin memastikan anak-anak di Solo tumbuh dengan standar gizi yang baik dan karakter yang tangguh, sehingga penyiapan berkas apresiasi untuk Bunda PAUD menjadi salah satu instrumen penting dalam memetakan sejauh mana keberhasilan pendidikan karakter anak usia dini telah berjalan.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Surakarta, Venessa Winastesia, menyambut baik kolaborasi ini untuk menyatukan visi para pemangku kepentingan dimana tahun 2026 akan menjadi babak baru bagi transformasi PAUD di Solo yang lebih profesional dan terukur.

Fokus pada kebijakan kementerian mengenai kebiasaan anak hebat diharapkan mampu menciptakan generasi emas yang kompetitif dan berintegritas.

"Harapan saya nantinya program ini bisa berkontribusi positif terhadap kemajuan pendidikan anak usia dini di Kota Surakarta. Kita akan sosialisasikan nilai-nilai positif ini ke sekolah-sekolah PAUD agar anak-anak kita menjadi generasi yang hebat," kata Venessa Winastesia. (Dan)

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru