Trending

Program Insentif dan Pemutihan Pajak Kendaraan Kalsel 2025 Beri Banyak Keuntungan Masyarakat

Dalam program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor ini, pemilik kendaraan yang menunggak pajak selama dua tahun atau lebih hanya diwajibkan membayar pajak untuk satu tahun berjalan saja.

Program Insentif dan Pemutihan Pajak Kendaraan Kalsel 2025 Beri Banyak Keuntungan Masyarakat
Yondi Caturadina Darnida SE MM. Kepala Seksi Pelayanan PKB/BBN-KB UPPD Banjarmasin II

Reporter : Junaidi

Editor : Agung Yunianto

Spektroom - Program Insentif dan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Kalsel 2025, membuat Masyarakat dapat banyak keuntungan, diantaranya pembebasan seluruh tunggakan dan denda PKB (Pajak Kendaraan Bermotor); Pemberian diskon atas pokok PKB 25%; dan pemberian diskon atas pokok BBNKB 34,17%.

M. Mirza Luffillah, SE selaku Kepala UPPD Banjarmasin II, melalui Yondi Caturadina Darnida, SE, MM selaku Kepala Seksi Pelayanan PKB/BBN-KB UPPD Banjarmasin II mengatakan, dengan diskon 25 % persen, memberikan keringanan bagi Wajib Pajak Kendaraan Bermotor.

"Walaupun sejak 05 Januari 2025 telah diberlakukan Opsen PKB sebesar 66 %, Pajak Kendaraan Bermotor di Kalsel tidak mengalami kenaikan untuk PKB, sedangkan untuk BBNKB dengan diskon 34,17 % maka tarif BBNKB turun menjadi 7,90 % walaupun penerimaan BBNKB di tahun 2025 menurun seiring dengan penurunan penjualan mobil nasional di semester I tahun 2025 sebesar 8,60 % dibandingkan periode yang sama tahun 2024, " ujar Yondi, di Ruang Kerjanya, Senin (8/9/2025).

Menyinggung Sosialisasi dan Pemeriksaan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor dilakukan bersama Instansi Terkait lainnya, terakhir dilaksanakan di tanggal 22 Agustus 2025 di halaman gedung taekwondo sultan adam Banjarmasin.

"Untuk bulan September rencananya akan dilaksanakan pencanangan gebyar panutan Pajak Kendaraan Bermotor tahun 2025 untuk memberikan apreasiasi dan reward bagi wajib pajak yang taat dan patuh dalam membayar pajak" Yondi menambahkan.

Dalam program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor ini, pemilik kendaraan yang menunggak pajak selama dua tahun atau lebih hanya diwajibkan membayar pajak untuk satu tahun berjalan saja.
Sementara denda dan pokok pajak tahun-tahun sebelumnya dihapuskan. Kebijakan ini merupakan inisiatif Gubernur Kalsel, H. Muhidin, untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memperbaiki validitas data kendaraan bermotor.

Berita terkait

Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas dan Pengendalian Banjir di Banten

Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas dan Pengendalian Banjir di Banten

Tangerang –Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo berkomitmen mendukung Pemerintah Provinsi Banten dalam mempercepat pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas, mendukung potensi ekonomi daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan tersebut mencakup penanganan jalan dan jembatan, infrastruktur sumber daya air, pengendalian banjir, irigasi, hingga pembangunan fasilitas pendidikan melalui program

Nurana Diah Dhayanti
612 Siswa HIGLOB Bersiap Meniti Karier Internasional Melalui Program Pemagangan di Jepang

612 Siswa HIGLOB Bersiap Meniti Karier Internasional Melalui Program Pemagangan di Jepang

Sleman-Spektroom : Sebanyak 612 siswa HIGLOB bersiap memulai pengalaman kerja di Jepang melalui program pemagangan luar negeri. Mereka diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman bekerja di negara maju, tetapi juga membawa pulang keterampilan, kedisiplinan, dan etos kerja yang dapat menjadi bekal membangun masa depan. Pelepasan peserta berlangsung di Ballroom SO HIGLOB

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Parade Juang Surabaya Ajak Warga Jadi Pahlawan Masa Kini, Perangi Kemiskinan dan Anak Putus Sekolah

Parade Juang Surabaya Ajak Warga Jadi Pahlawan Masa Kini, Perangi Kemiskinan dan Anak Putus Sekolah

Surabaya-Spektroom : Semangat kepahlawanan tidak hanya hidup dalam cerita perjuangan masa lalu. Di tengah tantangan kehidupan saat ini, warga Surabaya diajak mengambil peran menjadi pahlawan dengan membantu sesama, peduli terhadap lingkungan, serta ikut mengatasi kemiskinan dan anak putus sekolah. Pesan itu mengemuka dalam pertunjukan teatrikal kolosal bertajuk “Suroboyo Wani” yang

Bian Pamungkas