Program Pangan Murah Polri di Kampung Tangguh Penggilingan Jakarta Timur.

Program Pangan Murah Polri di Kampung Tangguh Penggilingan Jakarta Timur.
Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro saat memberi keterangan pada media ( foto: polsek cakung)

Spektroom - Warga RW 09 Penggilingan Cakung memadati kampung tangguh binaan Polsek Cakung untuk membeli harga jauh dari harga beras dengan harga dibawah pasar , beras murah merupakan program Gerakan Pangan Murah Polri ( GPMP ) yang digelar oleh Mapolsek Cakung Jakarta Timur.

Beras murah kualitas premium sebanyak 4 ton tidak membutuhkan waktu yang lama habis dibeli warga , yang sudah menunggu sejak pagi,warga untuk membeli beras dengan harga Rp 11.000 perkilogramnya atau Rp.55.000 untuk satu kantongnya dengan berat 5 kilogram.

Harga tersebut jauh dari pasaran yang biasa dijual dengan harga Rp 13.000- Rp 14.000 perliternya dengan kualitas yang sama.

Program Gerakan Pangan Murah Polri ( GPMP ) tersebut sebagai wujud dari Institusi Kepolisian Republik Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan Nasional, serta untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sehingga dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Gerakan Pangan Murah Polri diwilayah hukum Polsek Cakung kali ini dibagi menjadi tiga titik yaitu pertama di Mapolsek Cakung, kedua di kampung tangguh RW 09 Elok, Penggilingan dan Kelurahan Rawa Terate.

Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro saat memberikan beras murah kepada salah seorang warga (foto: polsek cakung)

Gerakan Pangan Murah yang di sponsori oleh Slog Polri dan Polres Metro Jakarta Timur berlokasi di RW 09 Kelurahan Penggilingan, antusias warga cukup banyak, mudah mudahan bisa mengurangi beban masyarakat, seperti dikatakan Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro kepada awak media , Rabu ( 25/8/25 )

Widodo Saputro,lebih lanjut menjelaskan untuk hari ini , Rabu (20/8) Gerakan Pangan Murah Polri diwilayah hukum Mapolsek Cakung sendiri ada tiga lokasi Penggilingan, Rawa Terate dan di Mako Polsek,masing masing mendapat jatah 3 ton, dan ada 3,5 ton.

Ia berharap mudah mudahan dengan adanya gerakan pangan murah beban masyarakat akan terkurangi dan harga bisa stabil sampai besok masih berlanjut.

H.Koiman ketua RW 09 Penggilingan, menuturkan penjualan beras premium dengan harga yang murah ini sangat membantu untuk warga yang ada dilingkungan RW 09 jika dibandingkan dengan pasaran diluar jni sangat berbeda..

Ibu Wati warga rusun Elok menjelaskan beras murah yang dilaksanakan oleh Polsek Cakung, gerakan ini sangat membantu warga untuk mendapatkan pangan murah dan terjangkau.

Berita terkait

Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Landak- Spektroom – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Besar Nurul Bustanul Jannah di Dusun Karya Jaya, Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, saat ratusan jamaah memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah melalui pengajian, Selasa (16/06/2026). Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan dengan pengamanan dari

Apolonius Welly, Buang Supeno
Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Bukittinggi –Spektroom : Harapan baru mengalir di tubuh sepak bola Kota Bukittinggi setelah PSSI Sumatera Barat menunjuk Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kota Bukittinggi. Sosok ini kini menjadi figur sentral yang diharapkan mampu menggerakkan kembali roda pembinaan dan kompetisi sepak bola di Bukittinggi yang sempat

Wiza Andrita, Buang Supeno
Menteri Agama Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharram Momentum Hijrah dan Transformasi Diri

Menteri Agama Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharram Momentum Hijrah dan Transformasi Diri

Jakarta - Spektroom : Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram sebagai momentum hijrah dan introspeksi diri menuju kehidupan yang lebih baik. Ajakan tersebut disampaikan Nasaruddin Umar kepada awak media usai menghadiri wisuda santri Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah yang digelar di Convention Center Menara 165,

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno