Trending

Program Studi Pendidikan Dokter FK UNEJ Jalani Visitasi Akreditasi Internasional

Program Studi Pendidikan Dokter FK UNEJ Jalani Visitasi Akreditasi Internasional
Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng. Pada pembukaan survey visit IAAHEH. (foto: humas unej)

Jember- Spektroom : Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa proses akreditasi internasional bukan sekadar upaya memperoleh pengakuan formal, tetapi juga menjadi momentum refleksi dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. Hal itu dikatakan Rektor pada acara pembukaan Survey Visit akreditasi internasional oleh Indonesian Accreditation Agency for Higher Education in Health (IAAHEH) di Auditorium Lantai 2 Gedung Dekanat FK Universitas Jember, Senin (20/7/2026).

“Internasionalisasi bukan sekadar proses penilaian untuk memperoleh pengakuan formal, tetapi menjadi kesempatan bagi kami untuk melakukan refleksi diri, evaluasi secara objektif, serta memperkuat budaya mutu di Universitas Jember. Kami berharap melalui visitasi ini dapat terbangun pembelajaran bersama dan kolaborasi internasional yang semakin kuat,” ujarnya.

Survey visit dilakukan pada Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jember pada 19–23 Juli 2026.

Menurut Rektor, peningkatan mutu pendidikan kedokteran harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki profesionalisme, empati, dan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Asesor IAAHEH, Dr. dr. Soegianto Ali, M.Med.Sc., menjelaskan bahwa survey visit merupakan bagian dari proses verifikasi implementasi pendidikan yang dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peninjauan dokumen, observasi sarana dan prasarana, hingga diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Ketua Tim Asesor IAAHEH, Dr. dr. Soegianto Ali, M.Med.Sc.

“Tujuan dari visitasi ini adalah meninjau bagaimana proses pendidikan dijalankan. Selama beberapa hari ke depan kami akan berdiskusi dengan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan para pemangku kepentingan lainnya, sekaligus melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan. Kami hadir sebagai perwakilan IAAHEH untuk belajar sekaligus berbagi pengalaman bersama Universitas Jember,” jelasnya.

Secara terpisah usai pembukaan, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Jember, Dr. dr. Ulfa Elfiah, M.Kes., Sp.BP-RE., Subsp.L.B.L.(K), menjelaskan bahwa persiapan menuju akreditasi internasional telah dilakukan sejak 2024 melalui pembentukan task force khusus dan pembenahan berbagai aspek sesuai standar IAAHEH.

“Persiapan kami berlangsung hampir dua tahun. Kami membentuk tim task force dan melakukan berbagai pembenahan, mulai dari sarana prasarana hingga sistem pendukung pendidikan agar sesuai dengan persyaratan dan standar akreditasi internasional IAAHEH,” ujarnya.

Rektor foto bersama dengan tim IAAHEH

Ia menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Jember dalam mendukung visi universitas menuju World Class University.

Menurutnya, meskipun Fakultas Kedokteran Universitas Jember telah memperoleh akreditasi internasional ASIIN pada 2023, skema tersebut belum menjadi pengakuan internasional yang berlaku bagi pendidikan kedokteran di Indonesia. Oleh karena itu, IAAHEH menjadi langkah strategis untuk memperoleh rekognisi internasional yang sesuai dengan regulasi nasional.

“Kami ingin menyelaraskan visi Fakultas Kedokteran dengan visi Universitas Jember menuju World Class University. Melalui akreditasi IAAHEH ini kami berharap lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Jember semakin dikenal, memperoleh rekognisi internasional, dan mampu bersaing di tingkat global. Kami ingin membuktikan bahwa perguruan tinggi yang berada di daerah juga mampu menghasilkan pendidikan kedokteran berstandar internasional,” ungkapnya.

Selama pelaksanaan survey visit, tim asesor akan melakukan serangkaian kegiatan meliputi verifikasi dokumen, observasi sarana dan prasarana pembelajaran, peninjauan laboratorium, rumah sakit pendidikan, serta wawancara dengan pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan. Seluruh rangkaian asesmen dijadwalkan berlangsung hingga 23 Juli 2026 sebagai bagian dari proses penilaian mutu Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Jember.

(Sumber: humas unej)

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles