Promovendus: Internalisasi Nilai Gizi tertuang Dalam Al-Qur'an

Promovendus: Internalisasi Nilai Gizi tertuang Dalam Al-Qur'an
Kathur Suhardi saat menerima tanda kelulusan dari rektor UIJ, Prof. Dr.Raihan,, jum'at (21/8/2026) (foto spektroom/As)

Jakarta-Spektroom : Promovendus Kathur Suhardi dalam sidang promosi Doktor Pendidikan Agama Islam, menyampaikan disertasi yang berfokus tentang Internalisasi Nilai gizi Dalam Al-Quran: Kajian tafsir tematik untuk penguasaan literasi kesehatan gizi masyarakat.

Promovendus dalam penelitian yang dilakukan, bertujuan menganalisis konsep gizi berdasarkan kajian tafsir terhadap ayat-ayat Al-Quran, mengindentifiksi nilai nilai dalam ayat tematik yang relevan bagi penguatan literasi kesehatan gizi masyarakat muslim, dan merumuskan konseptual Internalisasi nilai gizi melalui Pendidikan Agama Islam.

Hasil penelitian menunjukkan, kajian tafsir tematik menghasilkan konsep gizi Qurani yang bersifat komprehensif dengan memadukan dimensi spiritual, kesehatan, moral dan sosial.

Khatur Suhardi berpose bersama dengan tim penguji sidang promosi Doktor

"Konsep tersebut meliputi perintah mengkonsumsi makanan yang halal dan thoyyiban. Ditemukan tujuh nilai utama, yaitu Tauhid, pemeliharaan kesehatan (high al-nafs), moderasi (wasathiyah), tanggung jawab, nasionalis dan literasi," Jelas promovendus Kathur Suhardi, jum'at (21/8/ 2026).

Dikatakan Kebersihan dan keamanan pangan, serta keseimbangan pangan nutrisi, relevan untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam memperoleh, memahami, menilai dan menerapkan informasi gizi berdasarkan ajaran IsIam dan ilmu Kesehatan. Selain itu penelitian tersebut menghasilkan model konseptual internalisasi nilai gizi melalui Pendidikan Agama Islam (PAI).

Model ini menempatkan PAI sebagai media  intergrasi nilai Qurani dan pengetahuan gizi modern sehingga pengetahuan guru dapat dihayati dan diwujudkan dalam perilaku konsumsi sehat.

"Model yang dihasilkan berkobtribusi terhadap pembentukan masyarakat muslim yang sadar gizi, mampu mengambil keputusan kesehatan secara cepat dan memandang pemeliharaan kesehatan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT" Ujar Kathur Suhardi (21/8/2026).

Kaprodi Program Doktor Pendidikan Agama Islam, UIJ, Prof.Dr. Dede Rosyada MA, mengatakan literasi gizi berdasarkan Al-Quran bahwa harus makan yang halal dan bergizi, literasi gizi bisa masuk dalam pendidikan non formal dan formal. Hal ini bisa difahami oleh masyarakat, Islam menyuruh orang makanan bergizi, masyarakat tidak bisa memenuhi makanan bergizi pemerintah harus hadir seperti adanya program MBG.

Promovendus Kathur Suhardi dalam sidang promosi Doktor, dengan Tim penguji yang terdiri dari 6 orang Professor, Kathur Suhardi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor Pendidikan Agama Islam. 6 Profesor penguji sidang, satu diantaranya dari eksternal yaitu Prof. Dr. Ahmad Thaib Raya,MA.Guru Besar UIN SYARIF HIDAYATULLAH.Sidang promosi Doktor PAI yang berlangsung di Aula Masjid Bab Al-Rusydi Kampus Universitas IsIam.

Berita terkait