Provinsi Jawa Tengah Gudang Pesilat Berprestasi

Provinsi Jawa Tengah Gudang Pesilat Berprestasi
Pesilat dari 7 Propinsi bertanding pada Purwokerto Championship III. (Foto : Biantoro).

Spektroom: Cabang olahraga pencak silat menjadi salah satu penyumbang prestasi terbesar bagi dunia olahraga di Provinsi Jawa Tengah. Dalam berbagai ajang nasional maupun internasional, atlet-atlet pencak silat asal Jawa Tengah hampir selalu berhasil menyumbangkan medali emas.

Hal itu disampaikan Ketua IPSI Jawa Tengah, Hari Nuryanto SE, MM, yang diwakili Asisten Delegasi Teknik IPSI Jawa Tengah, Kadarisman, di sela pembukaan Kejuaraan Pencak Silat bertaraf nasional Purwokerto Championship III di GOR Satria Purwokerto, Sabtu (23/8).

Pada PON sebelumnya, cabang olahraga pencak silat berhasil memenuhi target dengan raihan 3 medali emas, 1 perak, dan 4 perunggu. Sementara pada kejuaraan Pencak Silat ASEAN di Vietnam, Juli lalu, Jawa Tengah mengirimkan 3 atlet, dan semuanya sukses meraih medali: 1 emas serta 2 perak.

“Demikian juga pada SEA Games, Asian Games maupun Kejuaraan Dunia, atlet pencak silat dari Jawa Tengah mampu bersaing sekaligus berprestasi melawan atlet-atlet mancanegara,” ujar Kadarisman.

Ketua IPSI Kabupaten Banyumas membuka Purwokerto Championship III di GOR Satria Purwokerto).

Ketua IPSI Banyumas, Djoko Wiyono, saat membuka Purwokerto Championship III mengapresiasi kerja panitia yang secara konsisten menyelenggarakan kejuaraan bertaraf nasional ini. Kerja keras yang dilakukan berbuah dengan semakin banyak peserta yang datang ikut bertanding.

Di luar dugaan, jumlah peserta tahun ini meningkat signifikan hingga mencapai 866 pesilat dari 7 provinsi, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Sumatera Selatan.

“Ini merupakan rekor peserta terbanyak sejak kejuaraan serupa digelar pada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Djoko Wiyono. Ia menambahkan, karena event ini bertaraf nasional dan diakui oleh Kemenpora, sertifikat juara dapat digunakan sebagai nilai tambah untuk masuk sekolah.

Setelah babak penyisihan kategori jurus, siang hingga malam hari dilanjutkan dengan kategori tanding. Untuk usia dini 2 dipertandingkan 20 nomor putra dan 20 nomor putri. Kelas pra-remaja mempertandingkan 17 nomor putra dan 17 nomor putri. Sementara kategori remaja memperlombakan 15 nomor putra dan 13 nomor putri. (Biantoro/Bin)


Berita terkait

Program Prioritas Wihaji : BKKBN Maluku Utara Salurkan Nutrisi GENTING untuk Menekan Stunting

Program Prioritas Wihaji : BKKBN Maluku Utara Salurkan Nutrisi GENTING untuk Menekan Stunting

Loloda-Spektroom : Setelah menyalurkan bantuan sosial dalam rangka Hari Kartini oleh DWP Kemendukbangga/BKKBN RI di Desa Katana, Kecamatan Tobelo Timur, rombongan yang dipimpin Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, dr. Victor Palimbong, M.K.M., melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Loloda Kepulauan. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari penyaluran Bantuan Genting dari

Nanang Adrany