Trending

PSSI Jatim Akan Menggelar Liga 4 Desember 2025.

PSSI Jatim Akan Menggelar Liga 4 Desember 2025.
Workshop calon peserta Laga 4 Jatim. foto / PSSI Jatim

Spektroom - Asosiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Jawa Timur mulai mempersiapkan langkah menyambut penyelenggaraan Liga 4 Jatim 2025. Persiapan diawali dengan Workshop bersama seluruh calon peserta yang digelar di Fave Mex Surabaya pada Senin, 13 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim, Amir Burhanuddin, didampingi Sekretaris PSSI Jatim Djoko Tetuko, serta Anggota Exco PSSI Jatim, yaitu Thoriq Alkatiri, Djohan Susanto, dan Cholid Ghoromah.

Pada kesempatan tersebut, PSSI Jatim memberikan sosialisasi terkait rencana gelaran Liga 4 Jatim, mulai dari Regulasi Kompetisi hingga proses pendaftaran tim.

Amir Burhanuddin menjelaskan bahwa terdapat sejumlah Regulasi lama yang tetap diberlakukan, seperti kuota Tujuh pemain Senior, dengan Lima pemain diperbolehkan tampil di lapangan dan dua sebagai cadangan.

Yang terbaru, PSSI Jatim tidak hanya membuka kesempatan bagi Klub Amatir, tetapi juga memberikan peluang bagi Klub Internal Askab / Askot PSSI melalui jalur Piala Bupati / Wali Kota di masing - masing Daerah.

“Untuk musim ini ada dua jalur, yaitu jalur Piala Bupati /Wali Kota dan Piala Gubernur. Nantinya, Juara Piala Bupati / Wali Kota akan mengikuti Piala Gubernur bersama Klub Amatir,” kata Amir.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyelenggaraan Piala Bupati / Wali Kota tidak bersifat wajib. Setiap daerah dapat menyesuaikan dengan kemampuan anggaran masing - masing.

“Piala Bupati / Wali Kota akan kami akomodasi bagi Daerah yang menyelenggarakan. Daerah yang tidak menyelenggarakan tidak akan mendapatkan slot bermain di Liga 4,” jelasnya.

Lebih lanjut , Amir menegaskan bahwa meskipun berasal dari Klub Internal, seluruh peserta Piala Bupati / Wali Kota tetap wajib memenuhi persyaratan administrasi melalui sistem SIAP.

Terkait Regulasi baru tersebut, CEO Deltras FC itu menyebutkan penyesuaian ini mengacu pada Statuta PSSI yang baru. “Tujuannya adalah memperluas cakupan Kompetisi agar kami dapat memperoleh lebih banyak referensi pemain potensial yang bisa dipantau untuk kebutuhan Timnas di masa depan,” pungkasnya.

Adapun Kick - Off Liga 4 Jatim 2025 direncanakan dimulai pada 7 Desember 2025 dan berakhir pada 15 Februari 2026.( Agus Suyono)

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP