Trending

Puluhan Tahun Sebagai Marbot, Kartun Bersyukur Dapat Berangkat Umrah

Puluhan Tahun Sebagai Marbot, Kartun Bersyukur Dapat Berangkat Umrah
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat sambutan pada program apresiasi Pemprov DKI Jakarta di Balai Agung, (Foto:sķektroom/Iis)

Jakarta — Spektroom : Selama hampir 11 tahun, Kartun mengabdikan diri menjaga kebersihan dan kenyamanan Masjid Jami’ Assura di Kemayoran, Jakarta Pusat. Sebagai marbot sejak 2016, ia turut mendukung kegiatan keagamaan, seperti pengajian dan majelis taklim.

Kini, pengabdian tersebut membawanya pada kesempatan berangkat umrah melalui program apresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Bagi pensiunan PT Pos Indonesia itu, perjalanan ke Tanah Suci memiliki makna tersendiri karena rencana umrahnya sempat terkendala persoalan administrasi kependudukan pada 2018.

“Ya, alhamdulillah lah. Saya bersyukur gitu,” tutur Kartun kepada Spektroom di Jakarta.

Kartun menjadi satu dari 44 marbot yang mewakili setiap kecamatan di Jakarta untuk menerima penghargaan umrah. Bersama dua juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 dan dua pendamping, total 48 orang diberangkatkan Pemprov DKI Jakarta.

Penghargaan tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat yang berkontribusi dalam pelayanan keagamaan dan mengharumkan nama Jakarta melalui prestasi nasional. Pengabdian marbot memiliki peran penting dalam menjaga masjid sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan masyarakat.

"Kerukunan dan ketenteraman Jakarta juga bergantung pada keterlibatan warga dalam kehidupan sehari-hari. Apa pun yang mereka lakukan selama ini, baik menjadi marbot, mengikuti MTQ, maupun aktivitas lainnya, merupakan kontribusi yang memberikan manfaat luar biasa bagi Jakarta,” ujarnya.

Selain memberangkatkan peserta umrah, Pemprov DKI Jakarta memberikan 125 perangkat tata suara kepada masjid di berbagai wilayah ibu kota. Setiap masjid menerima bantuan senilai Rp40 juta untuk meningkatkan fasilitas ibadah dan menunjang kegiatan keagamaan.

Pramono menegaskan, kehidupan beragama yang harmonis harus terus dijaga, terlebih Jakarta memiliki sekitar 11 juta penduduk dan menjadi pusat aktivitas kawasan metropolitan dengan populasi sekitar 42 juta jiwa.

Pada kesempatan yang sama, ia mengapresiasi kafilah Jakarta yang meraih peringkat ketiga MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan pembinaan dan prestasi menjelang MTQ Nasional XXXII Tahun 2027 di Jakarta, yang bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.

“Untuk tahun depan, karena MTQ berlangsung di Jakarta dan sekaligus Jakarta menjadi tuan rumah, saya berharap prestasinya akan lebih baik,” katanya.

Pemprov DKI Jakarta juga memberikan perhatian terhadap dukungan pendidikan bagi peserta berprestasi agar mereka dapat terus mengembangkan potensi dan berkontribusi bagi masyarakat.

Bagi Kartun, kesempatan umrah ini menjadi pengalaman yang disyukurinya setelah bertahun-tahun mengabdi di masjid. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta, Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta, pengurus masjid, dan para donatur.

Di Tanah Suci nanti, Kartun berharap dapat memanjatkan doa bagi keluarga, orang tua, serta keselamatan dan ketenteraman Jakarta. Harapan sederhana itu menjadi bagian dari perjalanan spiritual seorang marbot yang selama ini turut menjaga kehidupan keagamaan di ibu kota.

Berita terkait

βMAPAN, Terobosan Disnaker Ambon Dekatkan Fresh Graduate dengan Peluang Kerja

βMAPAN, Terobosan Disnaker Ambon Dekatkan Fresh Graduate dengan Peluang Kerja

Ambon –Spektroom: Lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengantongi ijazah untuk memasuki dunia kerja. Akses informasi, kesiapan kompetensi, hingga pengalaman profesional menjadi tantangan yang harus dihadapi para pencari kerja baru. Menjawab tantangan tersebut, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon menghadirkan βMAPAN (Pos Pelayanan Informasi Ketenagakerjaan Bergerak). Inovasi ini dirancang untuk

Eva Moenandar, Anggoro AP