Ramadan Gerakkan Ekonomi Rakyat, 60 Lapak Gratis di Kapuas Jadi Stimulus Nyata UMKM

Ramadan Gerakkan Ekonomi Rakyat, 60 Lapak Gratis di Kapuas Jadi Stimulus Nyata UMKM
Bupati Kapuas, H.M. Wiyatno, saat menyampaikan sambutan membuka Pasar Ramadan (foto:MMC Kalteng)

Kuala Kapuas - Spektroom : Ramadan bukan hanya soal ibadah dan takjil. Di Kabupaten Kapuas, ia menjelma menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat dengan 60 lapak UMKM digratiskan sebagai bentuk keberpihakan nyata pemerintah daerah.

Fenomena Pasar Ramadan sendiri kini tumbuh hampir di setiap kabupaten/kota. Dengan beragam nama antara lain Pasar Wadai, Kampung Ramadan, Bazaar Takjil bahwa polanya serupa: ruang publik berubah menjadi pusat perputaran uang rakyat. Momentum spiritual bertemu momentum ekonomi.

Melihat tren itu, Spektroom meminta tanggapan Wahyu Akbar, S.E.Sy., M.E., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Palangka Raya Rabu (25/02/2026). Khususnya kebijakan 60 lapak UMKM yang digratiskan di Kapuas.

Menurut Wahyu, menjamurnya pasar Ramadan di berbagai daerah dan lokasi menunjukkan adanya siklus ekonomi tahunan yang kuat dan berulang.

“Ramadan itu bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga momentum ekonomi. Ketika hampir semua daerah memfasilitasi pasar Ramadan, itu berarti ada perputaran uang yang signifikan, terutama di sektor menengah ke bawah. UMKM, pedagang kecil, hingga industri rumahan ikut bergerak,” ujarnya.

Wahyu Akbar, S.E.Sy., M.E., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Palangka Raya (Foto : Dok.Polin).

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ini menilai kebijakan menggratiskan lapak sebagai intervensi yang langsung menyentuh biaya tetap pedagang.

“Kebijakan menggratiskan 60 lapak UMKM di Pasar Ramadan saya nilai positif sebagai stimulus ekonomi rakyat karena menurunkan biaya usaha. Dengan begitu, pelaku bermodal kecil dapat mencoba pasar, memperluas pelanggan, dan meningkatkan produksi saat permintaan meningkat.

Kebijakan ini juga membantu menjaga pasokan, memperbanyak pilihan, serta menekan gejolak harga melalui persaingan yang sehat,” tegasnya. Namun ia mengingatkan, keberlanjutan harus menjadi perhatian.

“Agar berkelanjutan, diperlukan seleksi yang adil dengan prioritas bagi pelaku kecil atau pendatang baru, rotasi kesempatan, serta pendampingan ringan seperti pengemasan, higienitas, dan pencatatan keuangan. Dengan pengelolaan yang rapi, manfaatnya tidak hanya musiman, tetapi menjadi pintu naik kelas bagi UMKM,” tambahnya.

Kita kabarkan sebelumnya, Pasar Ramadan 1447 H/2026 M di Kabupaten Kapuas resmi dibuka di kawasan Stadion Panunjung Tarung, Jalan Patih Rumbih, Kuala Kapuas, awal Ramadhan 1447 H Kamis (19/02/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kapuas, H.M. Wiyatno, ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan lapak pedagang.

Saat itu Bupati menegaskan, “Pasar Ramadan ini bukan sekadar tempat berburu takjil, tetapi wujud fasilitasi pemerintah daerah untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.”

Sebanyak 60 lapak disediakan dan seluruhnya digratiskannya. Sejak hari pertama, kawasan stadion dipadati warga. Pedagang mendapat ruang usaha tanpa beban sewa, sementara pembeli menikmati pilihan menu yang beragam.

Ramadan memang datang setahun sekali. Namun jika kebijakan seperti ini dikelola serius dan berkelanjutan, dampaknya bisa melampaui satu bulan ibadah. Di Kapuas, keberkahan dan ekonomi rakyat berjalan dalam satu tarikan napas. (Polin)

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс