Rasionalisasi Anggaran, Dispersip Kota Surakarta Hadapi Tantangan Dalam Menajamkan Literasi Masyarakat

Rasionalisasi Anggaran, Dispersip Kota Surakarta Hadapi Tantangan Dalam Menajamkan Literasi Masyarakat
Diskusi Kelompok Terbatas Dispersip Kota Surakarta Membahas Penajaman Program Ditengah Pemangkasan Anggaran ( Selasa,20/01/2025, Dan )

Spektroom - Ditengah upaya menajamkan Literasi bagi masyarakat, tatangan berat dihadapi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Surakarta menyusul adanya kebijakan rasionalisasi anggaran yang cukup signifikan tahun anggaran 2026 dari 11 miliar turun menjadi 8 miliar rupiah.

Kondisi tersebut memaksa melakukan efisiensi besar-besaran guna memastikan layanan kearsipan dan perpustakaan tetap berjalan optimal.

Saat membuka Diskusi Kelompok Terbatas di Kantor setempat ( Selasa, 20/01/2025 ) Kepala Dispersip Kota Surakarta, Heny Ermawati, mengungkapkan pagu anggaran tahun 2026 turun sebesar 3 miliar rupiah dirasa berat karena mayoritas alokasi dana tersebut terserap untuk belanja pegawai atau gaji staf yang mencapai 7,1 miliar rupiah

"Dari 8 miliar yang kami terima, 7,1 miliar itu adalah untuk gaji kami. Jadi sisanya itu untuk penyelenggaraan kegiatan secara umum," Jelas Heny Ermawati

Selain itu anggaran murni, Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat juga mengalami penyusutan drastis dari 1,1 miliar menjadi hanya 300 juta rupiah ini memaksa pihak Dispersip untuk melakukan penajaman prioritas program agar target literasi masyarakat tetap tercapai.

Heny menambahkan pihaknya kini tengah menyusun rencana strategis untuk tahun 2027 dengan mempertimbangkan isu rasionalisasi anggaran sebesar 35 persen.

Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan perluasan jejaring menjadi kunci utama untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi eksklusif.

"Bagaimanapun itu karena ini kebijakan nasional terkait rasionalisasi, kami manut pimpinan. Yang jelas kearsipan dan perpustakaan ini harus tetap berjalan," kata Heny mengenai komitmen pelayanan di tengah keterbatasan dana.

Dengan forum Diskusi Kelompok Terbatas tersebut, Dispersip berharap adanya masukan dari berbagai pihak untuk menyelaraskan program kerja di tengah pemotongan anggaran yang masif.

Upaya ini dilakukan guna menjaga kesinambungan pelestarian memori kolektif bangsa serta meningkatkan indeks literasi masyarakat di Kota Solo. (Dan)

Berita terkait

Diduga Libatkan Oknum BGN Lama, Sudaryono Serahkan Kasus 414 Rekening Fiktif MBG Rp311,2 Miliar ke Penegak Hukum

Diduga Libatkan Oknum BGN Lama, Sudaryono Serahkan Kasus 414 Rekening Fiktif MBG Rp311,2 Miliar ke Penegak Hukum

Jakarta–Spektroom : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap dugaan adanya keterlibatan oknum pejabat Badan Gizi Nasional periode sebelumnya dalam kasus penyaluran dana ke ratusan rekening bermasalah pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dugaan tersebut muncul setelah BGN menemukan 414 rekening fiktif dan rekening ganda dalam proses verifikasi nasional terhadap

Rafles
Gubernur Maluku  Berikan Santunan bagi Korban Bentrok Matraman, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi

Gubernur Maluku Berikan Santunan bagi Korban Bentrok Matraman, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi

Jakarta-Spektroom : Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Maluku terhadap masyarakat Maluku di perantauan, khususnya yang berada di Jakarta, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyalurkan santunan kepada korban bentrok yang terjadi di kawasan Matraman, Jakarta, Kamis 30 Juli 2026. Bantuan tersebut diberikan melalui Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Maluku di Jakarta, Saiful Indra

Eva Moenandar, Rafles
Kemenkop Komitmen Jaga Integritas dan Anti Korupsi Guna Sukseskan KDKMP

Kemenkop Komitmen Jaga Integritas dan Anti Korupsi Guna Sukseskan KDKMP

Jakarta – Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen penuh untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik dengan menghindari segala bentuk dan praktik korupsi. Hal ini sebagai upaya untuk mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan yang baik. Hal itu disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Anti Korupsi Kementerian Koperasi

Nurana Diah Dhayanti
ссс