Realisasi Program Makanan Bergizi Gratis 3B di Maluku Utara Masih terbatas pada Tiga Kecamatan

Realisasi Program Makanan Bergizi Gratis 3B di Maluku Utara Masih terbatas pada Tiga Kecamatan
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara dr. Victor Limbong (Foto:BKKBN Malut)

Spektroom – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (3B) di Provinsi Maluku Utara masih menghadapi tantangan serius dalam cakupan penerima manfaat. Hingga saat ini, program strategis ini baru menyentuh 3 kecamatan dari total 118 kecamatan yang tersebar di 8 kabupaten dan 2 kota di Maluku Utara.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara dr. Victor Limbong mengatakan, berdasarkan data total sasaran MBG di Maluku Utara mencapai 74.285 orang, yang terdiri dari Ibu Hamil 10.035 orang, Ibu Menyusui 12.780 orang dan Balita Non-PAUD 51.467 anak.

"Realisasi dari program ini baru terlaksana di Kota Ternate yaitu Kecamatan Ternate Selatan dan Kecamatan Pulau Ternate serta Kabupaten Halmahera Barat di Kecamatan Jailolo.
Meskipun sudah berjalan di dua wilayah tersebut, jumlah penerima manfaat belum mencakup jumlah total target sasaran di masing-masing kecamatan tersebut.

Kota Ternate dengan target Sasaran 2.965 orang, dimana Kecamatan Pulau Ternate baru menjangkau 451 orang dari target 492. Adapun target MBG di Kota Ternate yakni Ibu hamil secara keseluruhan 810, Ibu menyusui 804 dan Balita Non Paud 1351.

Pelaksanaan MBG 3B di Kecamatan Pulau Teenage, Ibu Hamil 35 penerima manfaat dari 52 orang sasaran, Ibu menyusui 35 penerima manfaat dari 35 sasaran, balita non paud 389 penerima manfaat dari 405 sasaran.
Kecamatan Ternate Selatan Baru menjangkau 142 penerima manfaat dari target 2.473. Di wilayah ini, Ibu Hamil baru mencapai penerima manfaat sebanyak 18 orang dari 758 orang sasaran, ibu menyusui 29 orang dari 769 orang sasaran dan Balita Non Paud 95 balita dari 956 balita .

Kabupaten Halmahera Barat, Kecamatan Jailolo dari total akumulasi target 2.579 sasaran, baru tercapai 470 penerima manfaat dimana 35 Ibu Hamil penerima manfaat dari 223 sasaran, Ibu Menyusui penerima manfaat sebanyak 43 dari 79 orang sasaran, dan  Balita Non-PAUD penerima manfaat sebanyak 392 balita dari 2077 balita sasaran).

Secara keseluruhan, total penerima manfaat di Provinsi Maluku Utara saat ini baru berjumlah 1.071 orang. Jika dibandingkan dengan total target provinsi sebesar 74.285 orang, maka realisasi program MBG saat ini baru mencapai kurang dari 1,5 persen.
"Secara akumulasi, capaian ini bahkan belum menyentuh angka 10 persen, tepatnya baru 1,45 persen dari total sasaran yang seharusnya menerima manfaat MBG 3B di Maluku Utara," ujar dr. Victor, Senin (9/2/2026) di Sofifi.

Guna mempercepat akselerasi program, Dokter Victor menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, utamanya komitmen Badan Gizi Nasional (BGN) dalam prioritas penyaluran MBG untuk 3B. Dokter Victor berharap adanya kolaborasi yang lebih kuat antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPI) dan perhatian Gubernur Maluku Utara agar penyaluran MBG untuk 3B dapat diperluas secara merata ke seluruh pelosok daerah Maluku Utara untuk semua masyarakat (Ibu Menyusui, Ibu Hamil dan Balita non Paud).

Berita terkait