Rektor UIN Maliki Malang Tegaskan Keberpihakan Negara pada Guru Agama lewat Kebijakan Kemenag

Rektor UIN Maliki Malang Tegaskan Keberpihakan Negara pada Guru Agama lewat Kebijakan Kemenag
Rektor UIN Malang Prof.Dr.Ilfi Nur Diana bersama Sekjend ​Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A.

Spektroom - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menegaskan bahwa kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam memperkuat tata kelola dan meningkatkan kesejahteraan guru merupakan wujud nyata keberpihakan negara terhadap guru agama dan madrasah.


Menurut Prof. Ilfi, langkah strategis tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menempatkan guru agama sebagai pilar utama pembangunan pendidikan keagamaan yang bermutu dan berdaya saing.


“Negara hadir melalui kebijakan yang konkret. Penguatan tata kelola, peningkatan Tunjangan Profesi Guru, serta percepatan sertifikasi adalah bukti bahwa guru agama tidak lagi dipinggirkan dalam kebijakan nasional,” tegas Prof. Ilfi.


Kementerian Agama RI sebelumnya menegaskan bahwa perbaikan tata kelola dan peningkatan kesejahteraan guru agama dan madrasah menjadi prioritas utama dalam mewujudkan pendidikan agama dan keagamaan yang unggul. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A.


“Kementerian Agama terus berupaya membenahi tata kelola sekaligus meningkatkan kesejahteraan guru agama dan madrasah. Ikhtiar ini kami lakukan secara konsisten, termasuk melalui kebijakan peningkatan Tunjangan Profesi Guru,” ujar Prof. Kamaruddin Amin di Jakarta, Minggu (1/2/2026).


Ia juga menyampaikan bahwa percepatan sertifikasi guru agama dan madrasah sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Upaya ini dipandang sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas tenaga pendidik.


Terkait guru non-ASN, Kementerian Agama menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dalam proses pengangkatan guru madrasah swasta maupun guru agama di sekolah umum. Koordinasi ini dinilai krusial untuk memperbaiki pendataan serta memperkuat kebijakan afirmatif bagi guru non-ASN.


Penegasan kebijakan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Kementerian Agama bersama Komisi VIII DPR RI yang membahas berbagai isu strategis, termasuk usulan tambahan anggaran pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) serta penanganan persoalan guru honorer madrasah.


Sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama melalui penguatan peran akademik, riset, serta pengembangan sumber daya manusia pendidik.


“Kesejahteraan yang memadai akan berdampak langsung pada kinerja guru dan mutu pendidikan agama yang dirasakan masyarakat luas,” pungkas Prof. Ilfi

Berita terkait

Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Anak, Sleman Perkuat Komitmen Program RBI

Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Anak, Sleman Perkuat Komitmen Program RBI

Sleman – Spektroom Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memperkuat komitmen pelaksanaan program Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai upaya meningkatkan perlindungan perempuan dan anak hingga tingkat desa. Komitmen tersebut ditandai melalui Sosialisasi dan Penguatan Komitmen Pelaksanaan RBI yang digelar di Aula Kencana Dinas P3AP2KB Sleman,

Fatmawaty, Bian Pamungkas
180 Baju Milik dari Nagari Padang Magek Jadi Magnet Festival Minangkabau 2026, Warisan Budaya yang Memukau Ribuan Pengunjung

180 Baju Milik dari Nagari Padang Magek Jadi Magnet Festival Minangkabau 2026, Warisan Budaya yang Memukau Ribuan Pengunjung

Tanah Datar–Spektroom : Festival Minangkabau 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata, tetapi juga panggung bagi berbagai warisan adat yang masih lestari di tengah masyarakat. Salah satu yang paling menyita perhatian pengunjung pada hari pembukaan, Kamis (25/6/26), adalah penampilan sekitar 180 Baju Milik dari Nagari Padang

Riswan Idris, Rafles