Wali Kota Bukittinggi Hantarkan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026

Wali Kota Bukittinggi Hantarkan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026
Walikota Bukittinggi dalam Hantaran Perubahan APBD 2026 pada Rapat Paripurna DPRD Bukittinggi. (Foto: Diskominfo Bkt)

Bukittinggi-Spektroom : Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias hantarkan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Hantaran ini disampaikan secara resmi dalam rapat paripurna, di Gedung DPRD, Senin (10/8/2026).

Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi, menjelaskan, perubahan APBD dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan situasi dan kondisi daerah yang tidak lagi sesuai dengan asumsi Kebijakan Umum Anggaran yang telah ditetapkan.

Perubahan tersebut mencakup pergeseran anggaran serta pemanfaatan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya yang perlu diformulasikan secara akurat.

"Hantaran Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama terkait Perubahan KUA serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara APBD 2026 pada 3 Agustus 2026 lalu. Raperda ini bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk mengoptimalkan sisa waktu tahun anggaran demi kepentingan masyarakat Kota Bukittinggi," jelasnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam hantarannya menyampaikan, Rancangan Perubahan APBD 2026, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp775,24 miliar.

Dibandingkan dengan APBD sebelum perubahan sebesar Rp643,96 miliar, pendapatan daerah bertambah sebesar Rp131,28 miliar. Pendapatan Asli Daerah direncanakan sebesar Rp176,73 miliar, meningkat sebesar Rp356,25 juta dari target sebelum perubahan sebesar Rp176,37 miliar.

Pendapatan Transfer direncanakan meningkat dari Rp467,59 miliar menjadi Rp597,51 miliar atau bertambah sebesar Rp129,93 miliar. Sementara itu, Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah bertambah sebesar Rp1 miliar.

Pada sisi belanja, Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 direncanakan sebesar Rp909,37 miliar, meningkat sebesar Rp199,05 miliar dibandingkan dengan anggaran sebelum perubahan sebesar Rp710,32 miliar.

Belanja Operasi direncanakan sebesar Rp734,84 miliar atau bertambah sebesar Rp87,24 miliar. Belanja Modal direncanakan sebesar Rp170,53 miliar, meningkat sebesar Rp108,8 miliar dari sebelum perubahan sebesar Rp61,72 miliar. (Rita)

Berita terkait

Tiga Siswa MAN Sawahlunto antar Akademi Futsal Reseva Juara Liga Nusantara Sumbar 2026

Tiga Siswa MAN Sawahlunto antar Akademi Futsal Reseva Juara Liga Nusantara Sumbar 2026

Sawahlunto-Spektroom : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sawahlunto. Tiga siswa MAN Sawahlunto menjadi bagian penting dari skuad Akademi Futsal Reseva Sawahlunto yang berhasil keluar sebagai Juara Liga Nusantara Futsal Sumatera Barat (Sumbar) 2026. Ketiga siswa tersebut adalah Muhammad Abdullah Siddiq yang bermain sebagai flank, Yufal Rubiantoro sebagai

Riswan Idris, Rafles
Lise Eka Putra: Fashion Minangkabau Harus Naik Kelas ke Panggung Nasional

Lise Eka Putra: Fashion Minangkabau Harus Naik Kelas ke Panggung Nasional

Padang-Spektroom : Peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357 menjadi momentum untuk meneguhkan identitas budaya sekaligus mendorong kreativitas generasi muda Sumatera Barat. Salah satu ruang ekspresi tersebut hadir melalui Padang Fashion Summit, yang mempertemukan para pelaku industri kreatif dan jajaran Dekranasda kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Ketua Dekranasda Tanah Datar, Lise Eka Putra,

Riswan Idris, Rafles