Rektor Undip Ingatkan Mahasiswa Baru: Bijak Bermedsos, Jangan Jadi Bagian dari 'Global Stupidity'

Rektor Undip Ingatkan Mahasiswa Baru: Bijak Bermedsos, Jangan Jadi Bagian dari 'Global Stupidity'
Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof. Dr. Suharnomo, SE, M.Si saat menghadiri Orientasi Diponegoro Muda (ODM) 2026 di Stadion Universitas Diponegoro, Semarang, Sabtu 15 Agustus 2026. (Foto: RRI/Bah)

Semarang - Spektroom: Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Prof. Dr. Suharnomo, SE, M.Si, mengingatkan para mahasiswa baru untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Mahasiswa diminta berpikir matang sebelum membuat atau membagikan konten, serta selalu mempertimbangkan etika dan dampak jangka panjangnya

Pesan penting ini disampaikan Prof. Suharnomo saat menghadiri acara Orientasi Diponegoro Muda (ODM) 2026 yang berlangsung di Stadion Universitas Diponegoro, Semarang, Sabtu (15/8/2026).

Pentingnya Menyaring Informasi

Menurut Prof. Suharnomo, mahasiswa masa kini wajib memiliki kemampuan memilah informasi sebelum membagikannya ke ruang publik. Ketidakmampuan dalam bersikap selektif justru dikhawatirkan membuat seseorang terjebak dalam pusaran hoaks atau informasi yang tidak bermanfaat.

Dalam pidatonya, ia mengutip pemikiran ilmuwan politik Tom Nichols mengenai fenomena global stupidity kondisi di mana masyarakat kurang selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi di era digital.

“Kadang kala kita tidak selektif, kita malah ikut menjadi penyebar dari global stupidity. Jadi menurut saya harus kita hati-hati banget,” ujar Prof. Suharnomo

Menjaga Etika dan Fokus pada Karya Nyata

Lebih lanjut, Rektor juga mengimbau mahasiswa agar tidak gegabah mengunggah hal-hal sensitif yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain di masa depan. Ia berharap ruang digital diisi dengan narasi yang membangun, bukan sekadar mengejar viralitas lewat konten negatif.

“Jangan sampai kita melakukan tindakan-tindakan yang tidak bagus secara etika dan moral, yang menjadikan diri sendiri akan celaka. Kalau tidak bisa ada vibe positif dan optimisme tentang bangsa ini, mending diam deh. Mending berkarya nyata di masyarakat,” tegasnya.

Pembentukan Karakter di ODM 2026

Senada dengan Rektor, Ketua ODM Undip 2026, Jovan Manuel Chevaz, membenarkan bahwa kedekatan generasi muda dengan dunia digital menuntut kewaspadaan yang lebih tinggi. Ia mengingatkan rekan-rekannya tentang pepatah lama yang kini bergeser menjadi "jarimu adalah harimaumu"

.“Di era sekarang memang mahasiswa sangat erat dengan media sosial. Apa yang disampaikan Pak Rektor betul sekali, kami sebagai mahasiswa harus hati-hati menggunakan sosial media,” kata Jovan.

Jovan menambahkan, mahasiswa Undip tidak hanya ditempa untuk unggul secara akademik, tetapi juga wajib memiliki integritas karakter yang kuat. Oleh karena itu, selama sepekan pelaksanaan ODM 2026, materi pendidikan karakter menjadi salah satu fokus utama dalam menyambut para calon lulusan unggul ini.

Berita terkait