Rektor UTP Surakarta : Keberadaan Perguruan Tinggi Dituntut Memberi Dampak Berkelanjutan
Spektroom - Di tengah tuntutan dunia Pendidikan Tinggi yang semakin kompleks, Universitas Tunas Pembangunan - UTP Surakarta mulai menajamkan arah transformasinya.
Dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema " Transformasi Pendidikan Menuju Perguruan Tinggi Yang Berdampak Dan Berkelanjutan " di Kampus Cengklik, ( Senin 22/12/2025 ), terungkap UTP memiliki komitmen tidak sekadar mencetak lulusan, tetapi juga keberadaannya memberikan dampak dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Rektor UTP Surakarta, Prof. Winarti, dalam arahannya menyampaikan konsep pendidikan dalam pengelolaan yang dipilih sesuai isu strategis harus berdampak (impactful) dan berkelanjutan (sustainable) .
Bahkan kualitas pendidikan sekarang ini tidak lagi cukup diukur dari capaian akademik semata, tetapi juga dari kontribusinya terhadap pembangunan sosial dan keberlanjutan jangka panjang.
Sehingga dalam FGD diharapkan mampu memetakan faktor-faktor yang selama ini menjadi penghambat maupun pendorong transformasi pendidikan di lingkungan kampus.
"Harapan kami melalui FGD ini akan diperoleh banyak informasi dan masukan untuk peningkatan mutu UTP, mulai dari tingkat universitas hingga level program studi " ungkap Winarti
Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Juliyatmono, yang hadir sebagai salah satu narasumber menilai transformasi perguruan tinggi harus dibarengi dengan semangat kolaborasi dan inovasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Komitmen Komisi X DPR RI untuk terus mendorong dan mendukung perguruan tinggi swasta untuk lebih percaya diri dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.
"Mudah mudahan diskusi ini membuka semangat dan spirit kita.Bagaimana agar perguruan tinggi yang sudah bertransformasi itu terus berdamoak berkesinambungan dan berkolaborasi " Jelas Yuliatmono
FGD sehari diselenggarakan kerjasama Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan serta Komisi X DPR RI , sedang narasumber, selain Prof Winarti dan Yuliatmono juga menghadirkan Kapokja Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Sri Hartono, serta Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno.( Dan )