Reses ke Daerah Pemilihan, Hj. Yessi Endriani.,SM.RO Tekankan Cegah Kekerasan Seksual Bukittinggi Lewat Keluarga
Spektroom - Pemerintah Kota Bukittinggi resmi melahirkan Modul Sekolah Keluarga melalui Peraturan Daerah (Perda) Pembangunan Ketahanan Keluarga.
Program ini bertujuan memperkuat ketahanan setiap keluarga sejak masa kelahiran hingga berkeluarga, sebagai upaya mewujudkan pendidikan karakter yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat Hj. Yessi Endriani,SM.RO dalam kegiatan Reses Perorangan yang digelar di Aula SD Negeri 04 Birugo, Kota Bukittinggi Rabu.04/01.26.
Sebagai narasumber hadir Psikolog Universitas Negeri Padang Maya Yasmi.,M.Si,P.Si yang memberikan pemaparan terkait pentingnya peran keluarga dalam membangun karakter anak di tengah tantangan sosial saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Yessi Endriani juga menyoroti tingginya kasus kekerasan seksual dan peredaran narkoba yang terjadi di Kota Bukittinggi.
Menurutnya, kondisi ini menjadi alarm serius bahwa edukasi serta relasi sosial dalam keluarga memiliki peran strategis sebagai fondasi utama pembangunan.
Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak dan sangat berpengaruh terhadap kebijakan serta arah pembangunan di masa depan.
Oleh karena itu, untuk mewujudkan ketahanan keluarga yang kuat, seluruh keluarga perlu melaksanakan delapan fungsi keluarga, mulai dari fungsi pendidikan, perlindungan, hingga pembinaan moral dan karakter.
Lebih lanjut, Hj. Yessi menyampaikan bahwa pola asuh anak yang tepat serta sinkronisasi antaranggota keluarga menjadi kunci dalam meminimalisir terjadinya kekerasan, baik di lingkungan rumah maupun masyarakat.
Sementara itu, Kepala SDN 04 Birugo Bukittinggi, Dra. Deswita menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menyatakan pihak sekolah selalu sigap dalam mengantisipasi dan menangani setiap bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah.
Melalui penguatan pengasuhan anak dan ketahanan keluarga sejak dini, diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.( Rita,Yondriadi ,Roza)