Respati Dorong Pokdarwis Kembali Diperkuat, Pariwisata Harus Tumbuh dari Bawah

Respati Dorong Pokdarwis Kembali Diperkuat, Pariwisata Harus Tumbuh dari Bawah
Walikota Surakarta Respati Ardi. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta – Spektroom: Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata untuk kembali menghidupkan dan memperkuat peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di daerah.

Menurut Respati, keberadaan Pokdarwis sangat penting sebagai ujung tombak pengembangan wisata berbasis masyarakat. Karena itu, perhatian pemerintah pusat terhadap kelompok sadar wisata dinilai perlu diperkuat kembali, termasuk melalui program penghargaan desa wisata dan pembinaan berkelanjutan.

“Kirab Pokdarwis ini sekaligus menjadi masukan kepada Kementerian Pariwisata agar anugerah desa wisata dan Pokdarwis dihidupkan lagi. Harapannya pemerintah pusat lebih memperhatikan kelompok sadar wisata di seluruh Indonesia,” ungkap Respati disela-sela kegiatan Kirab Pokdarwis Jawa Tengah di Kota Solo, Minggu (10/5/2026)

Ia menilai, pengembangan sektor pariwisata tidak bisa hanya bertumpu pada pembangunan besar di tingkat pusat atau kota besar, melainkan harus tumbuh dari masyarakat di tingkat bawah.

“Wisata Solo justru harus tumbuh dari bawah. Artinya masyarakat, kampung wisata, dan Pokdarwis harus menjadi penggerak utama,” ujarnya.

Respati juga mengapresiasi penyelenggaraan Kirab Pokdarwis Jawa Tengah di Kota Solo karena dinilai menjadi ruang promosi sekaligus ajang kolaborasi antar daerah dalam mengembangkan potensi wisata lokal.

Melalui kegiatan tersebut, berbagai potensi budaya, kuliner, produk UMKM, hingga atraksi wisata daerah dapat diperkenalkan langsung kepada masyarakat dan wisatawan.

Selain itu, forum komunikasi antar-Pokdarwis diharapkan mampu memperkuat jejaring kerja sama antarwilayah sehingga tercipta paket wisata yang saling terintegrasi dan lebih menarik bagi wisatawan.

“Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat semangat kolaborasi. Daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam membangun pariwisata,” pungkas Respati.

Kegiatan Kirab Pokdarwis merupakan puncak rangkaian Forum Komunikasi Pokdarwis Jawa Tengah 2026 yang digelar selama dua hari di Kota Solo. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan Pokdarwis dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. (Ciptati Handayani)

Berita terkait

Festival Minangkabau 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Ekonomi Rakyat dan Kunjungan Wisata Tanah Datar

Festival Minangkabau 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Ekonomi Rakyat dan Kunjungan Wisata Tanah Datar

Tanah Datar–Spektroom : Festival Minangkabau (FM) 2026 kembali membuktikan bahwa kekuatan budaya tidak hanya mampu menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Selama empat hari penyelenggaraan, ribuan wisatawan memadati berbagai lokasi kegiatan, sementara ratusan pelaku usaha kecil menikmati meningkatnya transaksi dari ramainya pengunjung. Festival yang menjadi puncak Program

Riswan Idris, Rafles
Mentawai Rebut 2 Medali pada Kejurnaswil Shorinji Kempo 2026 di Sawahlunto

Mentawai Rebut 2 Medali pada Kejurnaswil Shorinji Kempo 2026 di Sawahlunto

Sawahlunto - Spektroom : Dua atlet kempo (Kenshi) Kabupaten Kepulauan Mentawai berhasil meraih medali dalam Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Shorinji Kempo se-Sumatera di Kota Sawahlunto pada 23-27 Juni 2026. Pelatih kontingen Kabupaten Kepulauan Mentawai Aljufri mengatakan, sebanyak 8 atlet Mentawai telah diturunkan pada laga Kejurnaswil Shorinji Kempo se-Sumatera. Dijelaskan, sebelumnya mereka

Diah Utami, Rafles
Libur Sekolah, KAI Daop 4 Tingkatkan Patroli dan Pengamanan Jalur Kereta

Libur Sekolah, KAI Daop 4 Tingkatkan Patroli dan Pengamanan Jalur Kereta

SEMARANG- Spektroom: PT KAI Daop 4 Semarang memperkuat pengawasan di sepanjang jalur kereta api selama masa libur sekolah guna mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api. Pengamanan dilakukan melalui patroli rutin petugas, pemeriksaan jalur, peningkatan pemantauan di titik rawan, serta koordinasi dengan aparat keamanan dan masyarakat sekitar

Karindra, Bian Pamungkas