Rombongan Relawan Pencari Pendaki G.Slamet Alami Lakalantas
Spektroom: Rombongan relawan asal Magelang yang pulang dari tugas pencarian pendaki yang hilang di Gunung Slamet mengalami kecelakaan tunggal.
Dua orang relawan PMI asal Kota Magelang dirawat di RSUD Tidar setelah mobil operasional yang dikendarai mengalami kecelakaan di Purbalingga.
Mereka Sugeng Karyono dan Djoko Winarto. Sugeng mengalami luka di pangkal paha, sementara Djoko luka di bagian panggul.
Peristiwa itu terjadi saat mobil rombongan relawan melalui turunan curam, dan diduga mengalami masalah pengereman sehingga sesampai di jalan mendatar justru terguing.
“Kemungkinan gangguan pengereman. Sesampainya di jalan landai, mobil terbalik,” kata Sugeng Karyono, Jumat (9/1/2026).
Ditemui terpisah, Ketua PMI Kota Magelang, Suryantoro mengatakan, sebelum berangkat ke Pemalang, mobil operasional milik PMI Kota Magelang tersebut kondisinya baik.
Namun, dalam perjalanan pulang dari Pos Bambangan, Purbalingga, mobil mengalami kendala pada fungsi pengeremannya.
“Hasil penyelidikan Satlantas Polres Purbalingga, ditemukan adanya kebocoran selang oli menuju sistem pengereman. Kondisi mobil tersebut baik, bahkan sebelumnya juga digunakan untuk penugasan di Sukoharjo dan tidak ada kendala apa-apa,” kata Suryantoro.
Ia menambahkan, di dalam mobil oprasional PMI Kota Magelang tersebut terdapat 12 orang. Namun, yang mengalami luka-luka serius hanya dua orang, sedangkan lainnya dirawat jalan.
Sebelumnya, para relawan menjalankan tugas pencarian pendaki asal Kota Magelang di Gunung Slamet. Pencarian dilakukan melalui jalur Dipajaya Pemalang dan Bambangan Purbalingga.
Rombongan berangkat sejak Senin (5/1/2026). Setelah jalur Dipajaya ditutup, pencarian dialihkan ke Bambangan.
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut. Pemkot memastikan biaya perawatan relawan ditanggung pemerintah.
“Kami sangat prihatin atas kecelakaan yang menimpa relawan. Semua perawatan korban akan ditanggung Pemkot Magelang,” katanya.