Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Menjadi Pimpinan Masyarakat Ekonomi Syariah
Spektroom – Musyawarah Nasional (Munas) VII Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) resmi menetapkan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono sebagai Ketua Harian MES. Sementara Ketua Umum MES yaitu Rosan Roeslani yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Menkop Ferry Juliantono menegaskan bahwa melalui kepengurusan baru yang terbentuk diharapkan dapat memajukan koperasi ke depan. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak khususnya koperasi dengan MES untuk terus mendorong peran koperasi berbasis syariah sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional.
"Munas VII Masyarakat Ekonomi Syariah ini kami nilai sebagai momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan program yang berkelanjutan serta inklusif," kata Menkop Ferry pada Munas VII yang digelar di Ballroom Menara BRIlian, yang dihadiri Wakil Presiden Gibran di Jakarta, Minggu (11/1/2026)

Ia menambahkan bahwa saat ini sudah banyak contoh dan praktek baik dari koperasi-koperasi berbasis syariah yang sukses mengembangkan ekosistem bisnisnya sehingga dapat menjadi tumpuan bagi pengembangan ekonomi masyarakat. Sebagai contoh Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq di Ciwidey Bandung yang sukses mengembangkan ekosistem bisnis di sektor pertanian.
"Saat ini juga banyak dari Koperasi Pondok Pesantren yang kita minta untuk menjadi kakak asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk memastikan program prioritas pemerintah dapat berjalan dengan baik," ucapnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum MES Rosan Roeslani menekankan pentingnya membumikan program agar manfaatnya lebih dirasakan masyarakat. “Bagaimana kita membumikan program kita sehingga lebih dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Rosan menutup dengan doa dan harapan agar kepengurusan baru MES dapat membawa berkah dan kemajuan bagi organisasi. Ia berharap dukungan dan sinergi dengan berbagai pihak agar berbagai program strategis pemerintah ataupun program prioritas dari MES dapat terlaksana dengan baik.
"Tentunya bagaimana tugas dan tanggung jawab ini bisa dijalankan dengan baik yaitu dengan bersama-sama. Tidak mungkin bisa dikerjakan kalau kita kerja sendiri-sendiri. Mohon bantuannya, mohon masukannya,” tutur Rosan
Sementara itu, K.H. Ma’ruf Amin memberikan refleksi atas perjalanan ekonomi syariah di Indonesia. Sejak berdirinya MES, terdapat dua sasaran utama yang ingin dikembangkan yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat.
"Selama kurang lebih 25 tahun gerakan ini sudah menghasilkan berbagai regulasi, institusi, dan capaian. Bahkan posisi ekonomi syariah dunia kita sudah nomor 3, dari sebelumnya di posisi 18,” ungkapnya.
Ma’ruf menegaskan target ke depan MES adalah meningkatkan market share ekonomi syariah di atas 50 persen atau dengan istilah lainnya mensyariahkan ekonomi masyarakat. Hingga saat ini satu dari dua target tersebut telah tercapai yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah, namun saat ini belum mampu mensyariahkan ekonomi masyarakat.
.