Gubernur Sumbar Mahyeldi Terima Bantuan Rp4,56 Miliar dari Batam untuk Warga Terdampak Bencana

Gubernur Sumbar Mahyeldi Terima Bantuan Rp4,56 Miliar dari Batam untuk Warga Terdampak Bencana
Pemerintah dan masyarakat Kota Batam bantu warga terdampak bencana Sumbar Rp4,56 miliar. (Foto: adpsb/bud)

Spektroom - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menerima bantuan donasi dari Pemerintah dan masyarakat Kota Batam untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumbar. Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp4,56 miliar.

Bantuan tersebut terdiri dari Rp2,5 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam serta Rp2,06 miliar dari hasil urunan dan donasi masyarakat Kota Batam.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah kepada Gubernur Mahyeldi di Istana Gubernuran, Minggu (11/1/2026).

Gubernur Sumbar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta dukungan Pemerintah dan masyarakat Kota Batam terhadap masyarakat terdampak bencana di Sumbar. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti nyata kuatnya rasa persaudaraan dan empati antar sesama anak bangsa.

“Terima kasih atas perhatian dan dukungan ini. Bantuan ini menegaskan apa yang pernah disampaikan Bapak Presiden Prabowo, bahwa masyarakat terdampak bencana tidak sendiri. Semua peduli, semua berempati, tanpa memandang ras, suku, dan agama,” ujar Mahyeldi.

Ia menilai, semangat persatuan dan kesatuan bangsa hingga saat ini masih terjalin sangat baik, khususnya dalam menghadapi situasi bencana. Hal itu terlihat dari tingginya kepedulian masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia terhadap daerah terdampak.

“Kami bahkan mendengar ada anak-anak di Papua yang rela membuka celengan untuk membantu, masyarakat di NTT dan Papua juga menggalang donasi di pasar. Ini adalah semangat luar biasa yang harus terus kita jaga bersama,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekda Kota Batam, Firmansyah mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk ungkapan duka dan kepedulian Pemerintah serta masyarakat Kota Batam kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Selain untuk Sumbar, bantuan serupa juga disalurkan ke Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

Ia menjelaskan, penyerahan hari ini bersifat simbolis karena dana bantuan tersebut telah lebih dahulu ditransfer ke kas daerah Pemerintah Provinsi Sumbar.

“Total bantuan yang diserahkan sebesar Rp4,5 miliar lebih, terdiri dari Rp2,5 miliar dari APBD Kota Batam dan Rp2,06 miliar dari donasi masyarakat,” jelas Firmansyah.

Ia juga meyakini masih terdapat bantuan lain yang disalurkan secara mandiri oleh masyarakat, baik secara pribadi maupun melalui paguyuban.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana hidrometeorologi di tiga provinsi,” pungkasnya.

Dalam penyerahan bantuan tersebut, Sekda Kota Batam didampingi unsur Forkopimda Kota Batam, di antaranya Ketua DPRD, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Dandim. Kemudian juga hadir Komandan Kodaeral IV Laksamana Muda TNI, Berkat Widjanarko serta Kepala BPOM Kota Batam.

Sementara dari Pemerintah Provinsi Sumbar, Gubernur Mahyeldi turut didampingi Kepala Bappeda, Kalaksa BPBD, dan Sekretaris DPRD. (RRE/adpsb/bud)

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс