175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P.,lantik 175 Prajurit Bintara Infanteri,berlangsung di Lapangan Sepak Bola Eriwakang Makorindam XV/Pattimura, Desa Suli, Kec. Salahutu, Kab. Maluku Tengah, Selasa (11/8/2026).foto pendam XV Pattimura

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas.

Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Mereka dilantik dalam upacara penutupan pendidikan di Lapangan Sepak Bola Eriwakang, Makorindam XV/Pattimura, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (11/8/2026).

Upacara berlangsung khidmat. Pemeriksaan pasukan menjadi bagian awal rangkaian kegiatan, sebelum dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada lulusan terbaik dan pengucapan sumpah prajurit menurut agama serta kepercayaan masing-masing.

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., mengatakan keberhasilan menyelesaikan pendidikan merupakan momentum bersejarah bagi para prajurit sekaligus keluarga yang selama ini mendukung perjuangan mereka.

Namun, menurut Pangdam, kelulusan bukanlah akhir dari proses pembentukan seorang prajurit.

“Jadikan budaya belajar dan berlatih sebagai kebutuhan mendasar,” pesan Dody kepada para Bintara muda.

pemeriksaan pasukan oleh Inspektur Upacara,

Ia menilai kemauan untuk terus belajar dan berlatih menjadi fondasi penting agar prajurit mampu berkembang menjadi sosok yang tangguh, profesional, sekaligus menjadi kebanggaan satuan, bangsa, dan negara.

Pangdam juga mengingatkan para prajurit agar memahami bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi. Prestasi maupun pelanggaran, kata dia, berada di tangan masing-masing individu.

Karena itu, para Bintara baru harus mampu menjadi pemimpin di tingkat bawah sekaligus tulang punggung satuan.

“Wujudkan sosok prajurit yang PRIMA dengan mental petarung sejati di medan tugas,” tegasnya.

Pesan tersebut kemudian tergambar dalam atraksi yang ditampilkan para prajurit usai upacara. Di hadapan keluarga dan tamu undangan, mereka mempertontonkan kemampuan hasil tempaan selama pendidikan.

Mulai dari bongkar pasang senjata, bela diri militer, peragaan fisik Sparko, hingga simulasi pembebasan tawanan menggunakan teknik snapling dari ketinggian.

Atraksi itu tak sekadar menjadi hiburan penutup. Kemampuan tersebut menjadi gambaran kesiapan para Bintara muda menghadapi tugas dengan mengandalkan disiplin, keberanian, ketahanan fisik, dan keterampilan militer.

Di balik ketegasan para prajurit, suasana haru muncul ketika Pangdam XV/Pattimura menghampiri keluarga yang hadir. Ia menyampaikan penghargaan atas doa, dukungan, dan pengorbanan para orang tua selama putra mereka menjalani pendidikan.

Senyum dan haru bercampur di wajah keluarga. Hari itu, 175 pemuda tidak lagi berdiri sebagai siswa pendidikan.

Mereka telah menyandang pangkat Sersan Dua dan memikul tanggung jawab baru sebagai Bintara TNI AD—siap ditempatkan, memimpin, dan mengabdi di mana pun negara memanggil.. (EM)

Berita terkait

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno