RRI Fest 2026, Wujud Kepedulian dan Kontribusi RRI Untuk Pemprov Lampung
Bandarlampung - Spektroom: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar RRI yang telah menjadi bagian dari denyut nadi kehidupan masyarakat dan pemerintahan serta pembangunan di Provinsi Lampung.
RRI terus hadir di tengah masyarakat ikut menyehatkan ruang informasi publik dengan informasi hiburan dan edukasi yang sangat berguna bagi masyarakat.
Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Komunikasi & Informatika (Kominfotik) Lampung Ganjar Jationo pada Pembukaan RRI Fest dan Penyisihan Bintang Radio RRI, dihalaman RRI Bandarlampung, Rabu (2/9/2026).
Dengan mengusung tema Harmoni Dalam Aksi Bersama Membangun Negeri, RRI Fest memiliki makna yang kuat bahwa membangun daerah dan bangsa membutuhkan kebersamaan.
"Pemerintah bukan satu-satunya hero yang bisa mengakselerasi pembangunan tanpa melibatkan elemen masyarakat, selalu membangun kepercayaan publik kepada pemerintah dan RRI menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik kepada pemerintah" ujar Ganjar Jationo meyakinkan.
Ganjar Jationo melanjutkan, bergerak bersama, menghadapi masalah besar tentu bukanlah pekerjaan yang ringan, sementara telah diikat oleh tujuan yang sama oleh karenanya perbedaan bukan menjadi penghalang tetapi menjadi penguat.
Ganjar Jationo juga memaparkan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan nasional. Namun, produktivitas sejumlah komoditas utama seperti padi, jagung, dan singkong masih berada di bawah capaian negara negara lain.
“Kalau kita bisa meningkatkan produktivitas, bukan hanya hasil panennya yang naik, tetapi juga kesejahteraan petani, daya beli masyarakat, hingga pertumbuhan ekonomi daerah akan ikut terdorong," ujar Ganjar lagi.
Dijelaskan, saat ini sekitar 1,3 juta petani di Lampung menggantungkan hidup pada tiga komoditas utama tersebut. Oleh karena itu, peningkatan produktivitas pertanian menjadi agenda prioritas yang harus diwujudkan dalam tiga hingga empat tahun ke depan.
Ganjar juga memaparkan bahwa sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan menyumbang kontribusi besar senilai Rp150 triliun atau setara dengan 28 persen dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Lampung. Dari total luas wilayah Lampung sebesar 3,3 juta hektare, terdapat sekitar 1,2 hingga 1,3 juta hektare lahan pertanian aktif yang menghidupi sekitar 2 juta tenaga kerja.
“Struktur tanah kita, struktur tanaman kita menyebabkan Lampung menjadi daerah yang memberi makan daerah-daerah lain di sekitarnya. Dan itu sudah terjadi puluhan tahun yang lalu," ujarnnya lagi.
Ganjar juga menekankan peran historis Lampung sebagai lumbung pangan penyokong kebutuhan komoditas padi, jagung, dan singkong untuk wilayah Jawa, Sumatera, hingga DKI Jakarta.
Ganjar Jationo juga menggaris bawahi komitmen pemerintah dalam mendongkrak kesejahteraan petani melalui intervensi tata niaga dan stabilitas harga. Kebijakan proteksi harga di tingkat produsen, seperti harga gabah yang kini mencapai Rp6.500 per kilogram, dinilai telah meningkatkan pendapatan para petani.
Sementara sebelumnya Kepala LPP RRI Bandarlampung Peri Widodo mengatakan Gelaran RRI FEST dan Bintang Radio tidak lain merupakan wujud kepedulian RRI di setiap daerah sebagai kontribusi RRI khususnya kepada pemerintah provinsi dan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.
Melaksanakan kegiatan di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, ketika teknologi digital telah mengubah cara kita berkomunikasi, berkarya, dan menikmati hiburan, radio memiliki tempat yang istimewa di hati masyarakat.
Radio bukan hanya tentang suara yang terdengar, radio adalah tentang kedekatan, kepercayaan, inspirasi, dan koneksi kemanusiaan.
"Oleh karena itu, melalui R.I.Fest dan Bintang Radio ini, kami ingin menegaskan bahwa RRI Fest akan terus hadir bersama masyarakat, pendengar, dan menginspirasi, memberi ruang bagi talenta, sekaligus menjadi jembatan antara kreativitas lokal dengan panggung yang lebih luas" ujar Peri Widodo.
Peri Widodo menambahkan, kegiatan hari pertama RRI Fest dan Bintang Radio 2026, Bazar dan Seminar bertemakan UMKM.
Hari kedua besok akan diisi dengan cek kesehatan, donor darah, serta babak penyisian pemilihan bintang radio RRI Bandar Lampung, pemenangnya akan diikutkan pada Bintang Radio tingkat nasional di Jakarta.
"Kegiatan hari ketiga kita akan laksanakan senam bersama, sekaligus bersih-bersih lingkungan, khusus di Pemancar Sukarame, serta siangnya dilanjutkan dengan penebaran benih ikan yang akan dilaksanakan di daerah Pringsewu" pungkasnya.(@Ng).